Wilayah Hukum Polsek Siantar Martoba Dinilai Tidak Aman

Oposisi-news.id/Siantar— Banyaknya tindak kejahatan akhir akhir ini di wilayah hukum Polsek Siantar Martoba sehingga daerah tersebut dinilai kurang nyaman, hal tersebut diakibatkan karena adanya salah satu hotel di kelurahan tanjung pinggir di duga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba dan terbukti sudah beberapa kali terjadi penangkapan penyalahgunaan narkoba di hotel tersebut.

Hamson Saragih selaku Ketua GEPSIS dan juga masyarakat Kelurahan Tanjung Pinggir mengatakan pada tim media ini saat ditemui dipolsek siantar martoba kamis(16/04/2020) bahwa pihaknya telah melakukan aksi penolakan terhadap keberadaan hotel tersebut dengan memasang spanduk penolakan, namun pihaknya sangat menyayangkan karena adanya tindakan oknum yang tidak senang dengan aksi mereka, sehingga ada oknum yang diduga suruhan dari pihak menejemen hotel melakukan pencurian spanduk yang mereka pasang.

Bahkan menurut Hamson dia melihat dengan jelas pelaku pencurian spanduk itu dan bahkan sempat tarik-tarikan dengan pelaku pencurian itu, dan dia mengaku bahwa dia kenal betul dengan pelaku pencurian itu,ujarnya.

Baca juga…….

“Awalnya kami mau melakukan aksi demonstrasi tetapi karena situasi wabah corona ini kami mengurungkan niat,sehingga melakukan aksi pemasangan spanduk saja tetapi itu pun sudah dicuri”ujar hamson.

Masih menurut hamson, padahal sebelum melakukan pemasangan spanduk pihaknya telah melakukan pemberitahuan kepada Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Martoba melalui surat mereka, namun tampaknya surat mereka tersebut tidak mendapatkan perhatian serius dari Polsek Siantar Martoba terbukti Spanduk yang mereka pasang hilang di siang bolong.

“Kami sangat menyayangkan kejadian pencurian itu, ini menunjukan bahwa wilayah hukum Polsek Siantar Martoba tidak aman, artinya di siang hari aja maling masih bisa saja melakukan pencurian dengan terang-terangan,apa lagi malam hari nantinya, untuk itu kami sebagai warga masyarakat sekitar mengharapkan supaya polsek siantar martoba pro aktiflah untuk menciptakan kenyamanan “

Terpisah Kapolsek Siantar Martoba AKP Resbon Gultom ketika di konfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp pada hari kamis (16/04/2020) terkait persoalan tersebut, namun sayang kapolsek siantar martoba tidak bersedia memberikan keterangan walapun terlihat centang biru tanda pesan tersebut sudah di baca.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *