Walikota Siantar Cuek Terhadap Penanganan Virus Corona

Oleh:Muhammad sofian

Oposisi-news.id/Pematangsiantar– wabah Corona atau Covid 19 yang sedang melanda Negara-Negara di Dunia Saat ini menjadi musuh besar yang harus di selesaikan secara bersama oleh seluruh umat manusia, Tentu dalam penanganannya harus benar-benar dilakukan secara serius oleh pemerintah selaku perpanjangan tangan masyarakat.

Sebagai contoh Tri Risma, yang saat ini menjabat sebagai Walikota Surabaya dengan sigap telah melakukan upaya pencagahan terhadap penyebaran Covid 19 dengan memasang ratusan Wastafel di tempat-tempat layanan publik, melakukan penyemprotan disinfektan, memproduksi hand sanitizer sendiri yang bertujuan untuk dibagikan kepada warganya, menyediakan bilik sterilisasi dan menyediakan dapur umum untuk masyarakatnya.

Hingga kini hanya kegiatan-kegiatan formal saja yang dilakukan oleh Walikota Pematangsiantar contoh nya melakukan teleconference dengan gubernur,rapat dengan OPD hingga membentuk tim gugus tugas percepatan penanggulangan Covid 19,Walikota Pematangsiantar seakan lupa bahwa penanganan persoalan ini hanya dapat dilakuakan melalui aksi nyata bukan sekedar kata-kata.

Peran pemerintah sebagai pelayan rakyat jelas nyata hadir disana, namun hal itu sama sekali hampir tidak kita temukan di Kota Pematangsiantar, Pemimpin kota ini seakan acuh dan terkesan mementingkan urusan mempertahankan jabatannya dari serangan Legislatif yang sedang gencar-gencarnya melakukan kritik tanpa solusi.

Hingga kini hampir tidak ada kita temukan adanya Wastafel untuk mencuci tangan yang disediakan Pemerintah, kita juga belum menemukan adanya upaya pemerintah untuk menyediakan hand sanitizer, dapur umum hingga bilik sterilisasi di tempat-tempat layanan publik, kita hanya menemukan satu wastafel sumbangan 30 anggota DPRD Pematangsiantar yang penempatan nya pun di depan Gedung DPRD.

Masyarakat Kota pematangsiantar dibiarkan mandiri menyelesaikan wabah yang menimpa dunia ini, harapan kita kepada Walikota buang lah sifat tidak mau tau atau mundur lah jika tidak mampu mengemban tugas.(Ops/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *