Tidak Mampu Berkomunikasi,Pangulu Nagori Simbolon Tengkoh Dinilai Gagal.

Oposisi-news.id/Simalungun– Akibat buruknya komunikasi Pangulu Nagori Simbolon tengkoh kec.Panombean panei, Cardo Efendi Saragih membuat masyarakat Nagori simbolon Tengkoh menjadi resah.

Sempat beredar informasi ditengah masyarakat Nagori simbolon tengkoh bahwa dalam peryataan pangulu di WA Grup mengintruksikan kepada para gamot untuk segera melakukan pemantauan terhadap warganya yang baru pulang dari Jakarta yang diduga terkena virus covid-19, akibat nya M. saragih menjadi dikucilkan dan diasingkan oleh warga Nagori simbolon tengkoh.

Maka untuk menjaga kekondusifan di Nagori Simbolon Tengkoh,pada hari selasa (31/03/2020) Camat Panombeian Panei beserta Polsek setempat, Puskesmas Panombean Panei mengadakan pertemuan dikantor pangulu Nagori Simbolon Tengkoh bersama pangulu dan masyarakat beserta keluarga dari M.saragih.

Menurut M.saragih dalam pertemuan tersebut Pangulu Nagori simbolon tengkoh kardo efendi saragih meminta maaf kepada M.saragih atas peryataanya yang sempat firal di tengah-tengah masyarakat simbolon tengkoh.

Terpisah Muhammad sofian salah seorang warga kabupaten Simalungun saat diminta tanggapanya terkait adanya peryataan sepihak oleh pangulu Nagori simbolon tengkoh yang mengatakan ada salah satu warganya yang diduga terkena virus covid-19, muhammad mengatakan seharusnya pangulu Nagori itu berkordinasi dulu dengan tenaga medis , bukan sama yang lain baru bisa menyimpulkan, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan ditengah-tengah Masyarakat.

“kalau sudah begitu kenyataanya pangulunya ini perlu belajar dulu banyak-banyak, jangan langsung mudah menyimpulkan suatu hal, sebagai warga kabupaten simalungun saya sangat menyayangkan masih ada pangulu Nagori yang kualitasnya seperti ini dan berkomunikasi aja tidak mampu, bagai mana mungkin dia bisa membangun desa dengan baik sedangkan berkomunikasi dengan baik aja tidak mampu”

Tambahnya lagi, kedepan masyarakat Nagori simbolon tengkoh harus hati-hatilah dalam menentukan pilihanya karna ini persoalan pembagunan yang lebih baik kedepan.

Terpisah pangulu Nagori simbolon tengkoh Cardo Saragih saat di konfirmasi Tim media ini selasa 31/03/2020 terkait persoalan itu,lewat sambungan telepon sayang pangulu tidak menjawab meski terdengar nada aktif dan pesan singkat yang dikirim juga tidak dibalas.(Ops/Tim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *