Renovasi Kantor Ditengah Kesengsaraan Rakyat, DPRD Simalungun Dianggap Kena “virus Lupa”

Oposisi-news.id/Simalungun—Disituasi bencana covid-19 yang melanda beberapa Negara di dunia Termasuk Indonesia, Ada yang menyita perhatian di Komplek Gedung DPRD Simalungun propinsi Sumatera utara, pasalnya ditengah kesengsaraan masyarakat Kabupaten Simalungun dalam menghadapi Virus Corona atau Covid-19, DPRD Kabupaten Simalungun masih tega-teganya melakukan renovasi terhadap sejumlah fasilitas gedung antara lain ruang ketua DPRD,Ruang rapat Komisi III,Ruang rapat komisi IV dan Ruang Banggar.

Renovasi sejumlah gedung yang dikerjakan oleh CV.Raul Raja Nasotaronggal yang beralamat di Jalan.Toba 1 Pematangsiantar itu menghabiskan dana yang cukup fantastis yaitu sebesar 1,9 M.

Anthony Damanik SP, Selaku Direktur LTP (Lembaga Transformasi Publik) ketika dminta tanggapanya pada hari jumat (22/5/2020) terkait adanya renovasi gedung DPRD ditengah pandemi covid-19 ia menjelaskan bahwa hal tersebut menunjukan bahwa DPRD Kabupaten Simalungun telah menghianati hati masyarakat Simalungun dan terkesan mementingkan kepentingan kelompok daripada kepentingan Rakyat.

“Baiknyakan dengan kondisi saat ini anggaran renovasi gedung DPRD itu bisa dialihkan dulu untuk kepentingan Rakyat simalungun dalam menghadapi situasi Covid-19 saat ini, padahalkan sejauh ini Gedung DPRD Kabupaten Simalungun masih sangat layak dipakai dan tidak dalam keadaan darurat”

“Seharusnya lembaga DPRD melalui Pimpinan DPRD dengan kondisi saat ini lebih baik menolak renovasi gedung itu dulu, kalau sudah begini kami menduga justru DPRD Simalungun sedang dilanda “virus lupa” Akan fungsi dan tugasnya, tentu hal ini sangat menyakiti Rakyat Simalungun”,ujarnya.

Anthoy juga mengkritik kinerja dari DPRD yang belum maksimal dalam pengawasan terhadap sejumlah kebijakan Pemkab Simalungun terlebih pada Anggaran Covid-19 sebesar 110,5 M yang diduga rawan diselewengkan oleh oknum-oknum di Pemkab Simalungun.

“Kita Sangat kecewa dan sangat menyesalkan sikap DPRD Simalungun terlebih Ketua DPRD yang terkesan diam dan tak bernyali mengawal kepentingan rakyat, dimana masyarakat simalungun yang pada saat ini sedang dilanda ketakutan dengan adanya covid-19 ini, Alangkah baiknya dengan kondisi ini DPRD hadir dan bergerak bersama Rakyat,ujar Anthony mengahiri.

ketua DPRD Simalungun Timbul jaya sibarani belum berhasil ditemui untuk diminta komentar dan tanggapanya.(Ops/Jo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *