Pupuk Subsidi Hilang, JR. Saragih Tidak Peduli

Oposisi-news.id/Simalungun—Sejumlah petani di Kabupaten Simalungun mengeluhkan persoalan langkanya pupuk bersubsidi di Kabupaten Simalungun bahkan beberapa dari petani tersebut menuding bahwa JR.Saragih selaku Bupati Simalungun dinilai tidak peduli terhadap keadaan petani.

Ketidak tegasan Bupati Simalungun dalam memerintahkan Kepala Dinas Pertanian untuk memberantas mafia pupuk subsidi dinilai menjadi alasan langkanya pupuk bersubsidi tersebut,bahkan saat ini di tengah wabah Covid-19 yang menyebabkan sejumlah harga hasil panen para petani menjadi anjlok, selain itu petani tetap kesulitan mendapatkan pupuk subsidi,sehingga para petani terpaksa memakai pupuk non subsidi yang harganya selangit, hal tersebut di ucapkan oleh Jen Cokra Sipayung SE selaku Direktur Eksekutif Koalisi Rakyat Indonesia (KRI).

Masih menurut Jen, saat ini di tengah wabah Covid-19 harga jual hasil panen yang anjlok dan mahalnya biaya operasional petani tentunya sangat merugikan petani maka seharusnya pemerintah sebagai pelayan masyarakat harus hadir dan turun membasmi mafia pupuk subsidi dan jangan diam saja.

“JR Saragih harusnya memperhatikan petani karena Kabupaten Simalungun mayoritas masyarakatnya petani”

Memang begitu banyak persoalan di kabupaten simalungun ini, namun kami tidak melihat adanya terobosan-terobosan yang di buat oleh pemerintah daerah ini, mulai dari bupatinya dan DPRD nya, kami melihat sama aja, sama-sama tidak perduli. ujar Jen mengahiri.(Ops/Jo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *