PTPN IV Kebun Unit Marjandi Dituding Penyebab Banjir Di Panei Tongah.

Foto : Warga Saat Dilokasi Yang Sering Terjadi Banjir

Oposisinews-Pematangsiantar

Buruknya drainase atau parit saluran air milik PTPN IV  Kebun Marjandi dinilai sebagai biang kerok banjir disejumlah titik di Panei Tongah kec.panei kabupaten simalungun hingga memaksa puluhan warga yang bermukim di areal kebun tersebut terlihat protes sembari membawa poster bernada kecewa kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit itu.

Kedatangan warga ini, yang didampingi langsung oleh Luhut Sitinjak SH MH, Jumat (13/3/2020) sekira jam 12.30 wib, sebagai bentuk protes atas banjir yang terjadi tiga hari terakhir yang menimpa fasilitas umum seperti jalan, sekolah serta sejumlah rumah warga. Ditemui di lokasi seorang warga mengaku marga Nainggolan merasa kesal dengan janji-janji pihak perusahaan yang tak kunjung ditepati untuk membersihkan parit tumpat yang mengakibatkan luapan air.

“Sudah pernah kita ajukan kepada Humas, katanya tunggu waktu yang tepat. Entah kapan nunggunya?” Terangnya kepada wartawan media ini.

Ditambahkannya, peristiwa luapan banjir yang sering melanda pemukiman warga termasuk sekolah dan jalan itu dikarenakan oleh sikap perusahaan yang kurang tanggap atas keluhan warga. katanya, sudah dua tahun pihak perusahaan tidak melakukan perawatan terhadap saluran drainasenya.

“Setelah pak bangun menejar disini, jauh sebelumnya sudah kita sampaikan ini, agar ketika nanti musim hujan daerah ini tidak kena banjir lagi sehingga kami tidak kewalahan lagi. Kan gak mungkinlah kita tahankan begini terus,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Manager Kebun Marjandi Ipan Gumara Siahaan ketika dihubungi melalui sambungan watshapp (Wa) sekira jam 16.06 wib langsung mengelak dan mengatakan supaya hal tersebut dipertanyakan langsung kepada bagian SDMnya

“Konfirmasinya sama pak Vincent Nadeak aja ya lae, biar beliau nanti yang menjelaskan hal itu,”tutupnya.

Selanjutnya wartawanmedia ini pun kembali mencoba untuk menghubungi bagian SDM Kebun Marjadi bapak Vincent Nadeak, namun saat di telpon yang bersangkutan langsung menahan panggilan wartawan media ini.(Ops/KN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *