Prof.Amrin : Ucapan Ketua DPRD Siantar bisa bermakna yang Golput tidak punya otak

Oposisinews – Pematangsiantar

Setelah sebelumnya salah seorang pemerhati hukum menyampaikan pandangannya terkait pernyataan tak etis Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga, kali ini ahli linguistik Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof H Amrin Saragih MA buka bicara.

Menurut Prof Amrin, pernyataan Ketua DPRD Pematangsiantar, yakni kalimat “yang punya otak ya memilihlah,” bisa dimaknai bahwa orang yang tidak memilih disimpulkan tidak memliki otak.

Namun demikian menurutnya, dapat juga diartikan bahwa pernyataan Ketua DPRD tersebut adalah mengajak semua yang memiliki hak pilih untuk memilih.

“Sebenarnya bahasa ini sedikit kontroversial apalagi yang mengucapkan adalah seorang tokoh publik. Maka semestinya harus lebih hati-hati,” ujar Prof Amrin dihubungi Minggu (20/9/2020).

Sedangkan, Ketua GPS Andry C Garinging mengatakan, mencermati kajian dari Prof Amrin, menegaskan bahwa ini sama saja Ketua DPRD Pematangsiantar telah menyebutkan 19,24 persen masyarakat Indonesia atau 18,8 persen warga Pematangsiantar yang memiliki hak suara tidak punya otak.

”Ini tentunya sangat berbahaya. Ucapan ini tentunya mencederai hati masyarakat dan untuk ini kami sudah minta Ketum PDIP memecat dan melaporkan yang bersangkutan ke Badan Kehormatan DPRD Siantar,” ujar Andry saat dikonfirmasi.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *