Polres Siantar Didesak Tangkap Pelaku Pengrusakan

Oposisi-news.id/P.siantar– Puluhan Warga yang megatasnamakan Masyarakat Peduli Hukum melakukan Aksi unjuk rasa di depan Polres Pematangsiantar pada hari senin (31/08/2020).

Aksi unjuk rasa tersebut, mendesak Polres Pematangsiantar untuk segera memproses kasus dugaan perusakan tanaman di sebidang tanah pada tahun 2015 lalu, yang hingga saat ini diduga pelaku tidak kunjung ditangkap.

Hal ini di ungkapkan oleh masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat peduli hukum,

“Bahwa pada tanggal 09 Maret 2015, kami telah melaporkan pencurian dan pengrusakan tanaman milik kami ke Polsek Martoba dan disuruh ke Polres Pematangsiantar, Selanjutnya Bahwa pada tanggal 13 Maret 2015 kami telah di undang Polres Pematangsiantar, untuk gelar perkara yang dihadiri oleh pihak BPN dan Bapak Kapolres Slamet Lesiono pada saat itu,” ujar peserta aksi.

Selanjutnya mereka juga mengatakan bahwa terlapor tidak ada melaksanakan satupun yang diperintahkan oleh Kapolres Pematangsiantar dimasa Slamet Lusiono pada hal sangat jelas kapolres saat itu sudah menyatakan.

“Agar Paima boru Simatupang segera melaporkan ke Polres Siantar, Sdr Halasan Sitompul apabila memang tanda tangannya dipalsukan. Agar Paima boru Simatupang, untuk menghadirkan di Polres Pematangsiantar ahli Waris dari Buchari Siregar sebagai pemilik nama pada sertifikat jika memang benar bahwa tanah tersebut miliknya. Kemudian, agar Paima simatupang tidak lagi melakukan perusakan dan pemaksaan terhadap pelapor, apa bila ibu Paima boru Simatupang melakukan intimidasi dan perusakan, Kapolres Akan menangkap dan memenjarakannya,” tambah nya lagi

Selanjutnya, bahwa setelah lima tahun lamanya sejak gelar perkara tersebut pada tahun 2015 yang lalu, Polres Pematangsiantar tidak ada memproses laporan pengaduan kami, walaupun ternyata Paima boru Simatupang tidak melaksanakan perintah Kapolres Pematangsiantar pada saat itu.

Maka atas dasar itulah kami Meminta kepada Kapolres Pematangsiantar agar memproses sampai tuntas kasus dugaan perusakan dan pencurian yang dilakukan oleh Paima boru Simatupang dan kelompoknya dan Meminta agar Polres Pematangsiantar bersikap adil dan sesuai ketentuan Hukum dan Perundang – undangan yang yang berlaku,” sebut Masyaraka Peduli Hukum itu, yang dibacakan melalui Kordinator aksi anthony.

Massa aksi diterima oleh Kabag OPS Polres Pematangsiantar Kompol Biston S, dalam sambutannya Kabag OPS berjanji akan segera memproses laporan tersebut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, jika alat bukti sudah cukup kami akan segera tangkap semua pelaku.

Setelah selesai mendengar jawaban dari Kabag OPS Polres Pematangsiantar, massa aksi kembali melanjutkan aksinya ke kantor BPN Pematangsiantar guna mempertanyakan perihal adanya dugaan mafia sertifikat di kantor BPN Pematangsiantar.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *