Polda sumut Diminta Tindak Tegas Pelaku Galian C Ilegal Di Simalungun

Foto : Salah satu Lokasi Galian C di Simalungun

Oposisinews-Simalungun

Masyarakat kabupaten simalungun yang tergabung dalam enam kecamatan meminta kepada Kapolda sumut dan Kapolres Simalungun beserta jajarannya untuk segera menindak tegas, seluruh pengusaha galian C (batu dan pasir) ilegal yang sudah merajalela di kabupaten simalungun.

Hal itu dikarenakan selama puluhan tahun beroperasi, galian C tersebut sering kali membuat jalan akses utama masyarakat rusak parah, apalagi di saat musim hujan.

“Pada halkan Menurut ketentuan dari undang-undang (UU) no.23 tahun 2014 tentang pertambangan sudah jelas diatur, semua jenis galian c yang beroprasi wajib mengantongi izin dari pemerintah provinsi, sebut sumber WP, Kamis (19/3/2020) sekira jam 12.00 wib.

Sumber ini menjelaskan, berdasarkan investigasinya dilapangan, dia menemukan ada 20 usaha pertambangan galian C tanpa izin dari pemerintah propinsi sumut yang tersebar di enam kecamatan “Keenam kecamatan itu ialah Tanah Jawa, Panei, Dolok Panribuan, Jorlang Hataran, Dolok Pardamean, dan Perdagangan.

“Biar kau tahu lagi dek, masih tiga yang mengurus izinnya ke provinsi,” jelasnya.
Sementara itu, dia juga menambahkan, aparat penegak hukum (Polda sumut dan Polres Simalungun) diminta harus bekerjasama dengan Pemkab setempat, dengan mengambil langkah-langkah presventif dan konfrehensif terhadap pengusaha galian C ilegal yang di khawatirkan akan mengundang bencana bagi masyarakat setempat, misalnya aktivitas pengangkutan bahan material yang melebihi kapasitas jalan, bantaran daerah aliran sungai (DAS) rusak oleh aktifitas excavator dan tanah longsor akibat sedotan pasir yang belum memenuhi SOP (Standar Operational Prosedur).

“Pengusahanya itu bermacam-macam ada yang oknum anggota dewan, anggota organisasi, pangulu dan lain sebagainya oleh karena itu kita sangat berharap kepada kapolda sumut dan Kapolres Simalungun setelah adanya pemberitaan ini, jangan tutup mata terhadap persoalan ini,” harapnya mengakhiri.

Hingga berita ini dikirimkan keredaksi, polda sumut dan Kapolres Simalungun belum juga berhasil dimintai komentarnya,tekait maraknya galian c di simalungun begitu juga dengan kepala cabang dinas ESDM wilayah III Sumut belum berhasil diminta tanggapanya,dan saat didatangi kekantornya kepala cabang dinas ESDM Leo lopilusa haloho tidak ada di kantor. (Ops/KN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *