Perangkat Desa Masuk 10 Besar Jadi Calon PPK, Komisioner Bawaslu Simalungun : Itu Melanggar UU No 6 Thn 2014

Oposisinews-Simalungun

Perekrutan calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam rangka pemilihan kepala daerah di Kabupaten Simalungun mendapat sejumlah sorotan masyarakat, salah satu yang menjadi perhatian adalah untuk calon PPK yang berasal dari kecamatan dolok pardamean, dimana berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat ada beberapa calon PPK yang berstatus sebagai perangkat desa di nagori di kecamatan dolok pardamean.

S. Girsang selaku masyarakat Kecamatan Dolok Pardamean melalui surat tanggapan masyarakat nya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil temuan nya dilapangan ada beberapa calon PPK yang berstatus sebagai perangkat desa antar lain:
1.Arlen H. Garinging
2.Basaria Purba
3.Belson Purba
4.owen simanihuruk
5.martua Turnip

Kelima nama yang lolos 10 besar menjadi calon PPK tersebut menurutnya di duga masih aktif sebgai perangkat desa di Nagori nya masing2

Sebagai masyakarakat tentunya kita mengharapkan Pilkada ini berjalan dengan baik,jujur,transparan dan adil maka perlu adanya penyelengara yang tidak melanggar aturan karena apabila ada penyelengara pemilu yang melanggar aturan tentunya kualitas pemilihan nya akan diragukan dan menjadi persoalan besar kedepannya maka untuk menghindari hal tersebut perlu adanya pengawasan dalam perekrutan calon penyelengra pemilu, Ucap S Girsang.

Sementara itu salah seorang komisioner Bawaslu Simalungun M.Adil Saragih ketika di konfirmasi mengatakan bahwa Mereka sudah dengar informasinya itu, Memang sesuai syarat awal yang di buat kpu tidak ada yang dilanggar,tapi di sisi lain ada uu yang dilanggar yaitu uu no 6 tahun 2014,
Dalam waktu dekat kami akan segera surati KPU,ucap adil saragih

Terpisah Ketua KPU Simalungun Raja Ahab Damanik ketika di konfirmasi melalui pesan singkat Whatshap tidak membalas hingga berita ini di terbitkan.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *