Penangkapan Jurtul Togel Oleh Brimob Cacat Prosedural

Oposisi-news.id/Pematangsiantar—Penangkapan juru tulis togel oleh Resmob kompi 2 Yon B Brimob Pematangsiantar mendapat tanggapan yang berbeda dengan salah seorang pemerhati hukum di Kota Pematangsiantar.

Sepri Ijon Maujana SH MH, selaku Direktur LBH IPK Pematangsiantar ketika dimintai tanggapannya pada hari selasa (31/03/20202) terkait penangkapan juru tulis togel di sibatu-batu, mengatakan bahwa penangkapan yg dilakukan oleh oknum Brimob terhadap terduga pelaku perjudian dapat dikatakan cacat prosedural maupun yuridis dikarenakan tupoksi Brimob bukan lah melakukan penangkapan kecuali ada surat tugas atau surat perintah dari atasan.

Menurut Sepri, penangkapan tanpa dilengkapi surat tugas dan surat perintah penangkapan juga adalah merupakan upaya paksa yang melanggar hak-hak asasi setiap orang yang seharusnya memperoleh perlakuan yang sama dimuka hukum dan perbuatan oknum Brimob tersebut sangat bertentangan dengan apa yang diatur dalam KUHAP, khususnya pasal 18 ayat (1) KUHAP dan Pasal 33 ayat (2) serta Pasal 37 ayat (1) Perkapolri No.14 Tahun 2012. Dengan kata lain, suatu penangkapan dapat dikatakan sah jika didasarkan pada bukti permulaan yg cukup berdasarkan KUHAP, tidak sewenang-wenang, berpijak pada landasan hukum, tidak gunakan kekerasan dan dilengkapi dengan surat perintah tugas serta surat perintah penangkapan.

Biasanya penangkapan selalu terjadi dahulu baru dibuatkan surat perintah penangkapan, walaupun tanggal surat tetap dibuat pada hari dan tanggal penangkapan, dan hal tersebut kerap menjadi alat para penegak hukum untuk bertindak sewenang-wenang dan tidak berdasarkan hukum.

Selain itu, tindakan penggeladahan yang dilakukan juga sangat menodai nilai-nilai hukum yang seharusnya tidak terjadi demikian, tindakan penggeladahan itu tidak sah karena oknum Brimob tersebut tidak mengantongi dan menunjukkan surat perintah maupun izin dari Pengadilan.

Saya selaku Direktur LBH IPK Kota Pematangsiantar siap untuk mendampingi dan membela kepentingan perlindungan hukum pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana perjudian sebab keadilan harus milik semua orang tanpa harus pandang bulu, ujar Sepri ijon.(Ops/Jo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *