Pemko Siantar didesak ganti “untung” lahan warga terdampak Limbah TPA

OposisiNews – pematangsiantar

Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan(DLHK) Pematangsiantar didesak membayar ganti untung atas lahan warga kelurahan tanjung pinggir yang terkena dempak limbah cair yang merusak lahan warga

Drs.Ubahman Sinaga M.S.i,sebagai salah satu pemilik lahan dari yang terdampak dari limbah Tempat Pembuangan Ahir (TPA) Pematangsiantar yang berada di tanjung pinggir ketika dimintai tanggapanya pada hari senin (7/9/2020) mengatakan saat ini pihak nya selaku pemilik lahan sangat dirugikan akibat limbah tersebut

Lahan yang kami miliki dengan luas kurang lebih satu (1) hektar, saat ini tidak bisa lagi dikelola menjadi lahan pertanian karena sudah dipenuhi oleh limbah TPA,selain itu juga limbah tersebut mengakibatkan bau yang mengganggu aktivitas kami dalam bertani setiap hari

Limbah cair tersebut berasal dari tumpukan sampah TPA Pematangsiantar dan apabila hujan turun maka limbah cair yang berbau busuk itu semakin bertambah banyak dan menggenangi lahan kami sehingga lahan kami jadi tidak bisa digunakan lagi

“Kami minta kepada Kadis DLHK Pematangsiantar dan Walikota untuk mengganti kerugian kami,”Ujar Sinaga

Kadis DLHK Pematangsiantar,Dedi Tunasto,ketika dikonfirmasi via pesan singkat whatsapp pada hari minggu (6/9/2020) tidak berhasil dimintai keterangan nya hingga berita ini diterbitkan.(ops/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *