Pasien Corona Yang Dirawat di RSUD Djasamen Saragih Tidak Pernah Diperiksa Dokter.

Ketua Gugus Tugas penanganan covid-19 dan dr.Ronal harus bertanggungjawab

OPosisi-news.id/P.siantar–pasien covid-19 yang dirawat RSUD Djasamen saragih mengaku tidak pernah dikunjungi dan diperiksa oleh dokter dan tenaga medis, hal itu dinyatakan oleh salah seorang pasien covid-19 di media sosial yang telah viral.

Pasien laki-laki itu mengatakan dalam vidio yang telah Viral pada hari selasa 19/02/2020. Ia mengaku sudah dua pekan diisolasi di RSUD Djasamen Saragih namun selama dua pekan dirinya tidak pernah diperiksa oleh dokter, padahal rumah sakit Djasamen saragih merupakan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam vidio itu pasien laki-laki yang diketahui merupakan warga kec.siantar utara mengungkapkan apa yang dialaminya selama dua pekan di RSUD Djasamen, berikut ungkapanya.

“Assallamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.. warga Siantar sedih lah saya, ini lah kami yang divonis positif corona kata media, kata media yah…tapi nyatanya Sehat-sehatnya kami semua ya, tanggal 4 Mei saya masuk, sampai hari ini selasa tanggal 19/05/2020, belum pernah dijenguk dokter, perawat apalagi. Hari minggu semalam saya dinyatakan positif corona tapi sampai hari ini saya belum lihat rekam medisnya, mulai dari awal dirapid test dan hasil swebnya, saya pernah makan obat tapi itu karena saya minta,itupun obat asam lambungnya, Tapi biar lah yang penting saya sehat, tidak mati, tidak terpuruk. Yaaa…kalau mau ditakdirkan lebaran disini apa boleh buat, sama saja, Orang beriman itu disini senang, disana senang dimana-mana senang,”

Begitulah perkataan pria itu sambil merekam sekelilingnya, sehingga jelas terlihat juga beberapa orang disekelilingnya.

Dalam vidio itu pria tersebut mengaku memiliki penyakit asam lambung, Ia terlihat kecewa terhadap pelayanan rumah sakit yang merupakan rujukan untuk penanganan pasien Covid-19.

Terpisah Rabu,20/05/2020 Plt Dirut RSUD Djasamen Saragih dr Ronald Saragih, saat diminta tanggapanya terkait adanya vidio firal peryataan dari seorang laki-laki yang positif corona (covid-19) yang tidak pernah diperiksa oleh tenaga medis dan dokter, Namun dr. Ronal Saragih memilih untuk bungkam meski pesan yang dikirimkan terlihat dibaca.

Tentu hal ini tidak bisa dibiarkan,pemerintah kota siantar terutama ketua gugus tugas penanganan covid-19 dan dr.Ronal saragih harus bertanggungjawab.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *