Misteri …

OLEH:JAN WISERDO SARAGIH, KETUA KOMITE NASIONAL PEMUDA SIMALUNGUN (KNPSI)

Oposisi-news.id/Pematangsiantar— Sebagai warga, menarik untuk mencatat pernyataan Walikota Pematangsiantar tanggal 3 April 2020 pukul 17.55 wib , yang di share lewat video.

Pembukanya …
….saya Walikota Pematangsiantar , dari rumah dinas menyampaikan situasi terkini …terkait covid-19 Kota Pematangsiantar , pada hari Jumat tanggal 3 April 2020 …persis pukul 17.55. …. dst…

Kemudian …
…beliau masuk ke Pematangsiantar pada Rabu malam …kebetulan pada tanggal 30 malam , pihak rumah sakit Pematangsiantar mendapat informasi dari rumah sakit Adam Malik di Medan …dinyatakan hasil swab terhadap warga lampung tersebut …yang berdomosili di Pematangsiantar… beliau dinyatakan positif terhadap covid-19…untuk itu saya menghimbau …. dst…

…..untuk saat ini , sehubungan dengan pasien tersebut …ini ada pak Camat , sudah koordinasi dengan pihak kesehatan dan pihak kepolisian …

” Nanti ” akan kita isolasi di rumah sakit Pematangsiantar…, sembari itu juga , “besok ” harinya akan di lakukan rapid test terhadap istri …anak – anak beliau dan kita akan melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh …rumah beliau …lingkungan beliau …dst

” Nanti ” begitu di isolasi …akan juga kita langsung periksakan swab nya ke Medan…dst .

Dari pernyataan Walikota Pematangsiantar dapat di asumsikan antara lain :

  1. Pasien masuk ke Pematangsiantar pada Rabu malam ( tanpa penjelasan tanggal berapa ).
  2. Pada tanggal 30 Maret 2020 malam , rumah sakit Pematangsiantar menerima informasi dari RS Medan hasil swab pasien dinyatakan positif covid-19.
  3. Tanggal 3 April 2020 pukul 17.55 Walikota Pematangsiantar melakukan konprensi pers dari rumah dinas.
  4. Kalimat ” Nanti setelah di isolasi….” membuktikan bahwa sampai dengan tanggal 3 April 2020 jam 17.55 terhadap pasien tersebut belum ada diambil tindakan apa pun.
  5. Pemerintah Kota Pematangsiantar telah mengetahui ada warga yang positif covid-19 pada tanggal 30 Maret 2020, tetapi membiarkan saja dan baru bertindak pada tanggal 3 April di atas jam 17.55…
  6. Pemerintah kota Pematangsiantar ” merahasiakan ” kepada pasien positif covid-19 selama 3 hari , yakni tgl 31, tgl 1 dan tgl 2 April sampai tanggal 3 sore.
  7. Pemerintah kota Pematangsiantar melakukan pembiaran pasien positif covid-19 menularkan virus covid-19 selama 3 hari yakni tgl 31 Maret , tgl 1 dan 2 April 2020.

Apa sesunghuhnya komunikasi yang terjadi antara tanggal 30 Maret Malam sampai ke tanggal 3 April 2020 Jam 17.55…

Misteri …
Untuk tidak terjadi lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *