Lurah Bah Sorma Diduga Terima Upeti Dari Pengusaha Galian C

Foto : Galian C Yang Berada Dibelakang Kantor Lurah Bah Sorma

OposisiNews-Pematangsiantar

Galian C yang berada di belakang kantor lurah Bah Sorma kec.siantar sitalasari kota pematangsiantar kembali beroperasi meski sebelumya sempat di tutup karena tidak memiliki izin.

Yang dimana sebelumnya mendapat sorotan serius dari Lembaga Transformasi Publik (LTP) dan telah menyurati Polda Sumatera Utara sesuai dengan surat LTP Nomor:07/LTP/lap-Pldsu/I/2020.

Menurut warga sekitar saat ditemui media ini selasa, 3/3/2020 bahwa galian c tersebut sudah sangat meresahkan karna debu yang bersumber dari galian c tersebut, tersiar sebelumnya wartawan media ini mendapat informasi bahwa lurah bah sorma di duga menerima upeti dengan jumlah harga lima ribu rupiah per motor.

Mendengar informasi tersebut tim media ini langsung menemui lurah bah sorma yang bernama suradi dikantornya selasa 3/03/2020 sekitar jam 11.00 wib. Namun lurah tidak mengakui ada menerima uang lima ribu rupiah per truk sebagai mana yang dinyatakan sumber.

“Tidak ada itu saya menerima uang dari pengusaha galian itu, dan saya juga tidak ada memberi rekomendasi dalam bentuk apa pun kepada pelaku galian itu, cuman dulu warga pernah bermohon kepada saya supaya mereka meratakan tanahnya karena mereka mau membangun”

Namun ketika tim media ini menanyakan kembali soal adanya upeti yang lurah bah sorma terima dari pelaku galian c, dirinya menjawab dengan jawaban yang berbeda.

“Memang kemarin saya liat ada mereka ngasi tapi untuk uang nyiram jalan di depan ininya supaya tidak berabu,kalau soal jumlahnya saya tidak tahu, atau langsung aja abang tanya sama yang ngorek-ngorek itu”

Menanggapi peryataan lurah tersebut, ketua LSM Gepsis Hamson saragih saat diminta tanggapanya, sangat menyayangkan lurah bah sorma yang menyatakan tidak mengetahui soal adanya upeti yang dia terima lurah bah sorma,dan melakukan pembiaran terhadap pelaku galian c di samping kantornya itu, dan kalau begini ceritanya kuat dugaan bahwa ada pemupakatan jahat antara lurah dan pengelola galian c tersebut.

“harusnya lurah sebagai perwakilan Negara melaporkan kepada pihak yang betwajib adanya usaha galian c yang tidak memiliki izin di daerahnya, ini justru melakukan pembiaran, maka sudah selayaknya lurah bah sorma itu untuk di copot saja” ucapnya dengan tegas.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *