LTP desak Polda Sumut untuk usut tuntas pelaku galian c di Siantar

OposisiNews-Pematangsiantar

Masih adanya pelaku galian c di kota Pematangsiantar yang tidak memiliki izin membuat Lembaga Transformasi Publik (LTP) melaporkan beberapa pengusaha galian c ke Polda Sumatera utara.

Dalam laporan yang ditandatangani langsung oleh Ditektur LTP anthony Damanik dengan nomor surat:Ltp/011/lap/Pms/01/2020 meminta kepada polda sumatera utara untuk segera menangkap semua pelalu-pelaku galian c yang jelas sudah meresahkan masyarakat sekitar dan melanggar UU no 11 tahun 1967 tentang pertambangan.

Dalam surat laporanya, Ltp menjelaskan bahwa paraktek galian c tanpa izin di siantar mereka duga telah lama melakukan aksinya, kuat dugaan bahwa pihak pengusaha memperjual belikan hasil kerukan tanah sampai keluar dari kota siantar, tentu hal pengerukan tanah dengan alat berat sangatlah berdampak tidak baik terhadap lingkungan.

Ltp juga meyakini bahwa laporanya sudah cukup jelas sehingga layak untuk di proses dan ditindak lanjuti karna jelas usaha galian c itu telah memenuhi unsur sebagaimana yang diamanatkan uu no 4 tahun 2009 pasal 158 dan pasal 160 yang menyatakan “setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa izin usaha penambangan dipidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak 10 milyar.

“tentu hal ini sudah jelas dan harus segera di proses sebagaimana yang telah ditetapakan UU”.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *