Langgar Undang -Undang Perlindungan Anak,Iklan Rokok Bebas Terpampang di Siantar.

Foto : Iklan rokok yang terpampang

OposisiNews-Pematangsiantar

Penegakan peraturan daerah(perda) di kota pematangsiantar tampak nya hanya berlaku bagi masyarakat kecil dan sama sekali tidak berlaku untuk pengusaha besar hal tersebut bisa kita lihat dari kinerja Satpol PP kota pematangsiantar yang terkesan hanya berani kepada pedagang kecil dalam hal penegakan perda namun tak berkutik terhadap pengusaha besar di kota pematangsiantar

Ini terbukti dari marak nya iklan-iklan perusahan rokok yang bebas terpasang di sejumlah tiang listrik dan di kawasan yang dekat dengan tempat pendidikan padahal
merujuk salah satu isi peraturan pemerintah (PP) tahun 2009 tentang pengendalian dampak negatif rokok menyebutkan bahwa rokok tidak boleh diiklankan di wilayah yang berhubungan komunitas anak. TIdak terkecuali larangan iklan di sekolah.

Bahkan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 67, disebutkan agar anak dijauhkan dari sasaran industri pemasaran rokok seperti iklan, promosi, dan sponsor rokok.

Namun sampai sekarang kenyataannya tidak bisa direalisasikan di kota pematangsiantar, hal ini tentunya berkaitan dengan lemah nya pengawasan dan kinerja dari Satpol PP kota pematangsiantar atau bahkan diduga ada permainan antar pihak pengusaha dan satpol PP pematangsiantar yang menyebabkan Satpol PP kota pematangsiantar bungkam.

Sementara itu Robert Samosir selaku Kepala Satpol PP kota pematangsiantar ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat whatshap terkait maraknya iklan rokok yang melanggar aturan tersebut tidak membalas sampai berita ini di terbitkan.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *