Kepsek di Duga Pemalsu Dokumen, Terancam 6 Tahun Penjara

Foto : Sepri Ijon Maujana Saragih SH,MH

OposisiNews-Pematangsiantar

Kepala Sekolah yang di duga memalsukan dokumen guna meluluskan siswa yang tidak pernah masuk selama satu semester terancam 6 Tahun penjara.

Sepri Ijon Maujana SH MH ketika dimintai keterangan nya via seluler pada hari kamis (13/03/2020), Mengatakan jika Kepsek SMA 3 benar melakukan itu maka ia dapat dihukum dengan Pasal 263 KUHP karena melakukan pemalsuan surat.

Hal tersebut dapat diketahui jika pada waktu melakukan pemalsuan surat itu harus dengan maksud akan menggunakan dokumen nilai sebagai syarat kelulusan ,dimana surat itu seolah-olah asli dan tidak dipalsukan, Mengenai jika tidak terdapat kerugian yang ditimbulkan dari adanya dugaan pemalsuan dokumen nilai tersebut, tidak perlu kerugian itu betul-betul ada, baru kemungkina saja akan adanya kerugian itu sudah cukup menandakan telah terjadi pemalsuan dokumen nilai oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan. Selain itu, tidak saja Kepsek yang diduga memalsukan dokumen nilai yang dihukum, melainkan siswa yang menggunakannya juga dapat dihukum jika siswa yang bersangkutan benar-benar mengetahui bahwa dokumen nilai yang ia gunakan adalah palsu, keculai ia tidak tahu maka ia tidak bisa dihukum. Ancamannya itu maksimal enam (6) tahun penjara.
Sepri ijon berpesan semoga dengan adanya persoalan ini menjadi pelajaran penting kepada sekolah-sekolah dan para siswa lainnya yang ada di Pematangsiantar dan siswa juga harus sadar akan hak dan kewajibannya sebagai peserta didik, demikian juga guru dan kepala sekolahnya masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *