Kecewakan Pelanggan Kacab PT.POS Siantar Dilapor

Oposisi-news.id-P.siantar/ Pelayanan PT.POS cabang kota pematangsiantar kembali kecewakan pelanggan, Pasalnya J.Sembiring salah seorang Pelanggan PT.POS saat melakukan pengiriman paket berupa pakain pada tanggal 3/06/2020 dari kantor pos cabang siantar tujuan jakarta, yang dimana pakaian yang dikirimnya setelah sampai ditujuan barang yang ia kirim Basah dan lapuk sehingga pakaian tersebut tidak bisa dipakai lagi.

J. Sembiring menjelaskan pada media senin,22/06/2020 ,bahwa setelah ia ketahui barang yang ia kirim rusak dari penerima di jakarta, ia langsung mendatangi kantor PT.POS Cabang Pematangsiantar untuk mempertanyakan kejadian yang ia alami,namun Pihak PT.Pos cabang Pematangsiantar terkesan buang badan, kata sembiring.

“Sudah kukasi taunya sama pihak PT.POS siantar bahwa barang yang kukirim rusak yang saya duga akibat kelalaian dari PT.POS Pengiriman, namun pihak PT.POS justru mengatakan “Silahkan orang yang menerima barang itu dulu yang melapor ke PT.POS disana bang”

Namun setelah pihak penerima melaporkan ke pihak PT.POS di jakarta, Pihak PT.POS Jakarta justru silahkan lapor dulu dari POS Pengiriman dari siantar, dan saya kembali datang ke PT.POS cabang siantar, Namun lagi-lagi tidak ada solusi dari pihak PT.POS”

karena kejadian itu membuat Kepala Cabang PT.POS Pematangsiantar dilaporkan Oleh Lembaga Transformasi Publik (LTP) karena telah dianggap lalai dan tidak bertanggung jawab terhadap barang yang rusak sehingga membuat kerugian materil dan kerugian moril dan mengecewakan pelanggannya.

Direktur LTP,Anthony Damanik selaku pihak yang diberikan Kuasa oleh pelanggan yang keberatan tersebut untuk melaporkan Kepala Cabang PT.POS Pematangsiantar ketika di konfirmasi pada hari senin (23/6/2020), menjelaskan bahwa benar ia telah menerima surat kuasa dari salah seorang pelanggan yang di kecewakan oleh PT.POS cabang Pematangsiantar.

Anthony juga membenarkan ia telah melaporkan kelalaian yang mengakibatkan kerugian materil dan moril tersebut ke Badan Perlindungan Konsumen Nasional dan Dirut PT POS Indonesia di Jakarta sesuai dengan surat Nomor:LTP/128/PMS/VI/2020.

Anthony Damanik menjelaskan bahwa kelalaian tersebut jelas telah melanggar Undang -Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Maka untuk itu kami meminta kepada Direktur Utama PT.POS indonesia untuk segera mengepaluasi atau mencopot kepala PT.POS Cabang Pematangsiantar karena kesalahan seperti ini sudah sering terjadi,ujarnya.

Maka ia berharap agar laporan tersebut agar segera di proses guna menciptakan pelayan yang baik dan kenyamanan pelanggan-pelanggan lainnya demi kemajuan PT.POS Indonesia terkhusus untuk Cabang Pematangsiantar.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *