Kasat POL PP Siantar Diduga Main Mata

Oposisi-news.id/P.siantar– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota pematangsiantar dibawah pimpinan Drs.Robert Samosir diduga bekerja sama dengan salah seorang pengacara untuk menakut-nakuti masyarakat di Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Syahman Ginting, warga kelurahan Tanjung pinggir Rabu,26/08/2020 yang dimana mereka merasa resah atas surat yang di terbitkan oleh Satpol PP Pemtangsiantar dengan Nomor:300/1501satpol/VIII/2020

Adapun surat tersebut adalah undangan kepada masyarakat untuk datang kekantor Satpol PP Pematangsiantar guna mengklarifikasi IMB bangunan rumah kami yang asal usul tanah nya kami beli dari Paima Simatupang, Ujar Ginting.

Masih Ginting, mereka merasa bingung mengapa tiba-tiba Satpol PP Pematangsiantar mempertanyakan IMB rumah mereka padahal rumah mereka tersebut dibangun pada tahun 2001 yang lalu, tetapi mengapa baru sekarang dipertanyakan oleh Satpol PP.

Ada hal yang aneh dalam undangan yang kami terima ini, dimana dasar dari Satpol PP Pematangsiantar untuk mengundang kami untuk rapat pada hari jumat (28/8/2020) mendatang adalah karena adanya surat dari pengacara Paima br Simatupang selaku orang yang mengaku bahwa tanah tempat mereka mendirikan bangunan adalah tanah miliknya.

“Inikan aneh, kenapa baru sekarang dipertanyakan IMB nya, padahal tahun 2001 bangunan rumah kami sudah berdiri, kenapa baru sekarang dipertanyakan IMB nya?,”

Kami mencurigai Kepala Satpol PP Pematangsiantar menerima upeti dan bekerja sama dengan oknum yang mengaku tanah rumah kami itu adalah miliknya, sehingga Satpol PP mengeluarkan surat yang tujuannya agar menakut-nakuti kami dan membuat kami resah sehingga kami menyerahkan tanah yang sudah kami beli kepada yang mengaku pemilik tanah kami ini, Ujar Ginting

“Kami meminta kepada Kasat Pol PP untuk tidak ikut campur dalam persoalan ini apalagi sampai menggunakan kewenangan nya untuk menakut-nakuti masyarakat, karena tugasnya adalah mengayomi bukan menakut-nakuti, “Ujar Ginting mengahiri.

Sementara Kasatpol PP Pematangsiantar, Drs Robert Samosir, ketika dikonfirmasi pada hari rabu (26/8/2020) terkait surat undangan tersebut tidak bersedia memberikan keterangan meskipun pesan yang dikirimkan kepadanya telah dibaca.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *