Judi Gelper Resahkan Warga Kelurahan Melayu, Warga Desak APH Tutup Total

Oposisi-news.id/P.siantar–Keberadaan judi gelanggang permainan elektronik (gelper) yang muncul belakangan ini di wilayah jalan sriwijaya, kelurahan melayu, kecamatan siantar utara, kota pematangsiantar mulai memunculkan keresahan warga. Pasalnya, warga khwatir akan berbagai dampak negatif yang bisa ditimbulkan.

AS, salah seorang warga sekitar, sangat mengeluhkan lokasi judi yang berada di wilayahnya tersebut. Terlebih menurutnya ada keramaian dan persis berada di salah satu dunia pendidikan (Politeknic).

“Keberadaan permainan itu sangat meresahkan, kami khawatir generasi kami perlahan-lahan akan terjerumus, oleh karena itu kami minta kepada pihak pemerintah setempat dan pihak berwajib supaya segera menutup lokasi judi itu,” tegas IRT, yang diamini warga lainnya saat ditemui dilokasi, Kamis (23/7/2020) sekira jam 10.00 wib.

lebih lanjut, dia menjelaskan, permainan tersebut informasinya beroperasi setiap hari. Namun belakangan ini aktivitasnya meningkat, ditandai dengan banyaknya sepeda motor keluar masuk ke lokasi tersebut.

“Bukannya apa-apa ito, kami khawatir efeknya akan berimbas ke banyak hal, mulai dari rusaknya generasi muda dan merusak rumah tangga kami sendiri,” bilangnya.

Oleh karena itu, warga meminta dan berharap Polsek Siantar Utara yang di bawah komando Polresta Kota Pematangsiantar bisa menanggapi keluhan warga tersebut.

“Kalo dibiarkan, saya khawatir akan merusak dunia pendidikan yang ada dekat lokasi tersebut dan yang paling berbahaya sekali dapat merusak rumah tangga kami, karena judi itu penyakit yang sangat sulit mengobatinya, ditambah lagi permainan tersebut berlangsung terang-terangan selama 24 jam tanpa ada campur tangan dari pihak pemerintah dan pihak aparat penegak hukum (APH) Kota Pematangsiantar” pungkasnya mengakhiri.

Menanggapi hal tersebut, kru media ini pun mencoba menghubungi penyedia lahan permainan tersebut, yaitu berinisial AK. Namun hingga berita ini dikirimkan keredaksi, pemilik permainan tersebut belum juga berhasil dimintai komentarnya. (Ops/En)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *