Janji di Rumah Ibadah,JR Saragih Kelabui Masyarakat

OposisiNews – Simalungun

Menjelang kontestasi pilkada sering kali masyarakat dihadapkan dengan janji-janji para pasangan calon baik di pemilihan legislatif maupun eksekutif

Namun biasanya dari seribu janji yang diungkapkan saat berkampanye tersebut sering sekali jauh implementasi nya saat calon tersebut sudah berhasil memenangkan perhelatan tersebut

Kali ini curhatan datang dari salah satu netizen yang merasa kesal akibat dua periode janji politik pimpinan di Kabupaten Simalungun,padahal menurut nya janji tersebut diucapkan di dalam rumah ibadah

Berikut cuitan netizen di salah satu akun facebook yang berhasil disadur oleh tim media ini:

JANJI PALSU
ijin pak Anton s dan bu Rospita s,maaf sebelumnya jika curahan hati sy kali ini sy kaitkan dengan salah satu Baliho bapak yàng berdiri kokoh di tepi jalan dari Nagori Buntu Turunan menuju Desa/Nagori Bosar Nauli,begini ceritanya pak!!,Jalan yang didepan Baliho bapak itu merupakan jalan korban janji kepalsuan,dimana beberapa tahun yang lalu seorang calon pemimpin di Simalungun didepan rakyat banyak telah berjanji apabila dia menang maka jalan tersebut akan diperbaiki,namun 1periode telah usai jalan tersebut tak kunjung diperbaiki,itu janji pertama.selanjutnya pada saat periode ke 2,orang yang sama juga berjanji dihadapan rakyat dan rumah tuhan(GKPS Silobosar) menjadi saksinya,mengatakan hatinya selalu ingat dengan desa kecil itu dan akan membangun jalan tersebut jika diberi kesempatan ke 2,karena periode pertama dana tidak cukup dengan alasan luas wilayah simalungun sangat luas.entah apa yang merasuki saat itu masyarakat percaya dan sepakat memberi kesempatan,hal itu terlihat dalam pemilihan bahwa beliau itu memperoleh suara diatas 80% .namun 2periode telah berlalu jalan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh orang yg bersangkutan,berbagai macan cara telah dibuat warga untuk menàrik perhatian bapak tersebut,mulai dari buat poster mohon perhatian,buat status di Fb,panggil wartawan buat berita,bahkan mengutus penatua desa untuk bertanya kapan jalan itu diperbaiki namun pada saat itu tak bisa langsung bertemu pemimpin tersebut dengan alasan tidak dirumah dinas,dan macam lagi cara yg dibuat,.namun itu semua tak ada hasil,buktinya sampai detik ini jalan itu masih amburadul pak,yaa..paling lah masyarakat setempat yang menguras keringat untk memperbaiki,karena menjaga sudah beberapa orang tua jatuh berkendara dijalan tersebut karena mengelak lobang dan batu yg berserak di badan jalan, bagaimanalah tenaga masyarakat mengingat curah hujan didaerah tersebut sangat tinggi..dalam hal ini mungkin pembaca akan bertanya status jalan tersebut,namun perlu kita ketahui dalam hal ini itu tidak penting,yg kita ingat adalah janji,artinya janji itu kemarin dibuat hanya untk membodohi rakyat agar memilihnya menjadi pemimpin.sungguh kasihan rakyat ini korban pembodohan karena menunggu janji dalam 10 tahun..jadi pak/bu kami rakyat ini menginginkan janji yg betul betul ditepati,dalam hal ini juga kami mengingatkan calon lain seperti bpk Radiapoh Sinaga Zonny Waldi, Wagner Abidinsyah, Hasim – Tumpak,kami tak perlu janji janji kalian yg seakan akan pro rakyat namun tujuannya hanyalah kekuasaan.disaat calon kalian semua merasa sok paling perhatian kpd masyarakat selanjutnya udah menang good bye semua,yakin lah pak sumpah rakyat suatu saat akan nyata.maaf jika kisah ini menyinggung beberapa oknum namun kami bicara dari hati dan kenyataan..sementara sampai sini dulu y gaes tunggu episode berikutnya.salam hormat.

Direktur LTP,Anthony Damanik SP,ketika dimintai tanggapan nya terkait cuitan netizen tersebut mengatakan bahwa kegelisahan tersebut menunjukan bukti kegagalan JR.Saragih dalam memimpin Kabupaten Simalungun karena hanya JR Saragih lah bupati Simalungun yang memimpin Kabupaten Simalungun selama dua periode.

Anthony, meminta kepada Calon Bupati Simalungun saat ini untuk tidak melakukan hal yang sama dengan pemimpin sebelum nya yang tega mengelabui masyarakat nya apalagi janji tersebut diucapkan di dalam rumah ibadah,tutu Antony.(Ops/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *