Jalan Rusak dan Bangunan Mangkrak Bukti JR Saragih Gagal Pimpin Simalungun

Oposisi-news.id/Simalungun– Banyaknya ditemui jalan rusak dan bangunan mangkrak di Kabupaten Simalungun menunjukan ketidakmampuan JR Saragih dalam memimpin Kabupaten Simalungun selama dua periode.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil ketua DPP HIMAPSI (Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun), Lamhot Saragih ST saat dimintai tanggapannya pada hari rabu (19/8/2020) terkait banyaknya sejumlah infrastuktur yang rusak dan bangunan mangkrak di Kabupaten Simalungun.

Lamhot, mengatakan bahwa ini merupakan potret buruk dari kepemimpinan JR Saragih karena selama dua periode memimpin tidak mampu memperbaiki infrastruktur dan sejumlah aset Pemkab yang merupakan kebutuhan masyarakat.

Sebagai contoh bangunan gudang komoditi sistem redi gudang dan bangunan rest area yang berada di kecamatan Purba, saat ini berdasarkan pantauan kita sudah seperti rumah hantu yang tidak terurus padahal pada saat pembangunan menghabiskan anggaran miliaran rupiah, Kata lamhot

“Selama ini JR Saragih kita lihat fokus membangun gedung-gedung baru yang menghabiskan anggaran dan tidak sedikit pula kita lihat aset Pemkab yang dibangun dengan uang rakyat terkesan ditelantarkan,”

Masih menurut Lamhot, harusnya di periode kedua ini JR Saragih lebih fokus untuk memberdayakan sejumlah aset pemkab yang terlantar atau bila perlu di serahkan kepada masyarakat yang membutuhkan guna meningkatkan taraf hidup orang banyak.

Kemudian yang terahir, saya selaku kaum muda simalungun meminta kepada pak JR Saragih agar fokus untuk memperbaiki kegagalannya dan segera bertobat, jangan terlalu ambisius untuk mewariskan kekuasaan kepada abangnya apabila kinerjanya masih buruk, karena bagaimana mungkin kita yakin memilih Pak Anton abang kandung dari JR Saragih untuk melanjutkan kepemimpinan di simalungun, ini artinya sama saja kita mengulangi kesalahan yang sama dan masuk kelobang yang sama, Ujar Lamhot mengahiri.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *