IKEIS Nyatakan Dukung Kotak Kosong di Pilkada Siantar

Oposisi-news.id/Pematangsiantar–Ikatan Keluarga Islam (IKEIS) Pematangsiantar menyatakan sikap untuk lebih baik memilih kotak kosong di Pilkada Kota Pematangsiantar yang akan digelar pada bulan Desember mendatang.

Ketua IKEIS Pematangsiantar,Lisman Saragih SH MH ketika di wawancarai oleh tim media ini pada hari rabu (12/8/2020) terkait sikapnya untuk Pilkada Pematangsiantar ia mengatakan bahwa ada beberapa pertimbangan IKEIS dalam menentukan Sikap.

Yang pertama Etnis Simalungun adalah tuan rumah atau Simada talun di Pematangsiantar dan sesuai data komposisi suku di Pematangsiantar per tahun 2015 dalam angka adalah : Etnis Simalungun 61,43% , Toba,mandailing 9,6 % , Jawa, tionghoa, melayu 14,2% , dan yang lainnya 1,07%.
dan dari laman wikipedia komposisi masyarakat berdasarkan Etnis adalah , Simalungun 61,43%.

Kemudian, seperti yang kita ketahui di Pematangsiantar ada lembaga dan tokoh Simalungun seperti Ephorus GKPS, PMS, IKEIS, HIMAPSI, GEMAPSI dan Tokoh seperti Dr.Sarmedi Dr.Polentyno Girsang , Kol.WastonPurba dll namun tidak ada satu pun tokoh ini dipandang dan dianggap oleh Calon Walikota .

Selanjutnya, Persentasi antara pendukung kotak kosong dengan calon tunggal diperhitungkan berimbang sehingga Etnis Simalungun yang menentukan siapa Pemenang, kotak kosong atau calon tunggal Kalau masyarakat sudah tau bahwa Simalungun yang menenangkan kotak kosong , maka pada pilkada berikutnya pasti Simalungun akan sangat diperhitungkan dan sangat menentukan.

yang terahir, jika calon tunggal yang menang maka kesempatan Simalungun jadi Walikota ada di tahun 2024, tetapi kalau kotak kosong yang menang , Simalungun berpeluang besar menang jadi walikota ditahun 2022.

” Ini kesempatan terbaik untuk membuktikan bahwa Etnis Simalungun adalah tuan rumah yang sangat menentukan yang harus di hargai dan di hormati, “ujar Lisman mengahiri.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *