Hefriansyah dimakzulkan Angket DPRD, Tamparan Bagi Etnis Simalungun

OposisiNews-Pematangsiantar

Setelah bekerja selama sebulan akhirnya panitia Hak Angket DPRD Siantar memutuskan mengusulkan pemberhentian Hefriansyah Walikota Pematangsiantar.

Dalam rapat paripurna DPRD Siantar yang sempat di skors karena jumlah yang hadir hanya 22 dari 30 orang anggota DPRD , dan setelah ditunggu 15 menit yang hadir bertambah jadi 27 orang dan sebanyak 22 orang menyatakan setuju Pemberhentian Walikota dan jumlah ini sah dan kuorum .

Mangatas Silalahi mengatakan ” Sah jumlah ini kuorum” , tinggal mempersiapkan berkas pendukung untuk di teruskan ke Mahkamah Agung, Gubernur dan Mendagri. Untuk yang ada unsur pidana kami teruskan ke KPK, tutup Mangatas yang sejak awal paling semangat menggalang hak Angket ini.

Terkait kesimpulan hak angket ini , Jan Wiserdo Saragih salah seorang penggagas Gerakan Kebangkitan Simalungun Bersatu ( GKSB) yang sebelumnya pernah menuntut pemakzulan Hefriansyah menyatakan , sangat berterima kasih kepada DPRD Siantar karena ternyata masih memiliki kemurnian hati untuk melihat bahwa penista Simalungun yakni Hefriansyah tersebut akhirnya di makzulkan.

“Tapi dari sisi Simalungun ini merupakan pukulan telak kepada Etnis Simalungun, karena penistaan Etnis Simalungun tidak berhasil memakzulkan Hefriansyah, padahalkan kesimpulan hak angket mengusulkan pemberhentian Hefriansyah dari jabatan Walikota Pematangsiantar, yang Lebih telak lagi tamparan kepada Etnis Simalungun karena pasca hak angket Hefriansyah ” menipu ” Jendral Simalungun dan Tokoh besar Simalungun yang juga mantan menteri Pertanian RI dengan memindahkan dan memberhentikan pembangunan tugu”

Semogalah nanti Hefriansyah ini benar-benar di setujui Mahkamah Agung dan Mendagri untuk di Makzulkan karena ada 30 hari waktunya,ucapnya. (Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *