Harga Kol Anjlok,Forkopimda Simalungun Jangan Sekedar Foto Bareng

Oposisi-news.id/Simalungun—Kegiatan Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Simalungun yang melakukan panen kol di Kecamatan Dolok Silau, Kamis (9/7/2020) lalu mendapat sorotan dari salah satu petani di Kabupaten Simalungun.

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Simalungun JR Saragih, Dandim 0207 Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, Kapolres AKBP Agus Waluyo, Wakil Ketua DPRD Samrin Girsang, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ratno Pasaribu,dinilai hingga kini tidak menimbulkan dampak positif bagi petani khusus nya petani di kalangan simalungun atas yang meliputi daerah Kecamatan Raya,Haranggaol,Puba,Dolok Silau,Silimakuta dan beberapa daerah lain nya.

Lamhot Saragih ST,selaku pemerhati pertanian ketika di konfirmasi pada hari Sabtu (11/7/2020) mengatakan sangat mengesalkan kehadiran dari forkompimda tersebut karena menurut nya hingga kini kehadiran tersebut tidak berdampak terhadap kesejahteraan petani dan terkesan seremonial belaka.

Menurut Lamhot,Seharus nya di tengah kegelisahan petani saat ini yang mengalami anjlok nya harga komoditi pertanian khusus nya Kol,Pemerintah seharus nya mencari solusi atas persoalan ini bagaimana agar harga komoditi hasil pertanian bisa stabil sehingga ada jaminan bagi petani dan petani tidak takut untuk bertani.

Forkopimda Harus nya berfikir untuk menstabilkan Komoditi Pertanian,bukan sekedar foto bareng saja” ujar Lamhot geram.

Seperti intruksi Bapak Presiden Jokowidodo kita berharap para pemimpin di Kabupaten Simalungun bukan sekedar membuat kegiatan yang seremonial tetapi lebih kepada akar persoalan yang menimpa masyarakat,ujar Lamhot Saragih mengahiri.(Ops/Tim)

One thought on “Harga Kol Anjlok,Forkopimda Simalungun Jangan Sekedar Foto Bareng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *