GPS Minta Hasim Jangan Ganggu Etnis Simalungun

Oposisi-news.id/Simalungun—Kembali GPS ( Gerakan Perduli Simalungun ) memberikan pernyataan terkait pencalonan bupati di Simalungun. Lewat reelis yang di kirimkan Ke Redaksi kamis,9/07/20, GPS meminta agar Hasim Tahu Diri dan jangan mengganggu Putra Etnis Simalungun untuk menjadi bupati di Kabupaten Simalungun.

Pernyataan keras ini menurut GPS yang di koordinatori oleh Andry Christian Saragih dan Tony Damanik ini menyampaikan bahwa jika pun undang – undang membolehkan tetapi harus juga dianggap penting azas kepatutan.
Menurut GPS bahwa Hasim sangat tidak patut dan sangat tidak etis jika Hasim punya nafsu untuk jadi ” Raja” di Simalungun.

Bahkan lebih dari itu, niat Hasim untuk menjadi bupati Simalungun itu saja sudah merupakan pelecehan kepada Etnis Simalungun, yang menganggap seolah- olah sudah tidak ada lagi etnis Simalungun yang mampu jadi bupati di Simalungun.

Seharusnya , dia sudah sangat bersyukur bisa hidup damai , tenang berusaha dan kaya raya dari tanah Simalungun bukan justru mau jadi penguasa di Simalungun, ini namanya keterlaluan tambah Andry yang juga kader Himapsi ini.

Kami sudah galang kekuatan seluruh etnis Simalungun dari semua potensi untuk melakukan perlawanan yang kami anggap patut , dan kami juga segera kirimkan surat resmi meminta Hasim tidak jadi pemimpin di Simalungun ini.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *