GEPSIS Minta Kadis Perijinan Cabut Ijin Hotel Sriwijaya.

Foto : Hamson Saragih SH (Kiri) dan Surat Pengaduan GEPSIS (Kanan)

Oposisinews-Pematangsiantar

Gerakan Pemuda Siantar-Simalungun meminta Kadis Perijinan Kota Pematangsiantar untuk mencabut ijin usaha dari Sriwijaya Hotel karena di duga telah menjadi tempat prostitusi dan peredaran narkoba.

Hamson Saragih SH, Selaku ketua GEPSIS Ketika di Wawancarai Via seluler pada hari selasa (24/03/2020), Mengatakan bahwa pihak nya sudah melayangkan surat kepada Kadis Perijinan Kota Pematangsiantar sesuai dengan surat Nomor:GEPSIS/102/PU/IU/III/2020

Menurut Hamson, Sejauh ini berdasarkan hasil pemantauan oleh pihak nya telah terjadi pelanggaran terhadap undang-undang yang dilakukan oleh manajemen Sriwijaya Hotel dan juga menurut mereka keberadaan Sriwijaya Hotel telah menciptakan keresahan masyarakat Tanjung Pinggir.

Foto : Hotel Sriwijaya Yang Berlokasi Di Jln.Pdt J. Wismar Saragih

Hamson juga menyampaikan bahwa Jan Surya Saragih telah melakukan pembohongan kepada GEPSIS sesuai dgn surat pernyataannya, Bahwa sebelumnya Jan Surya selaku pemilik Hotel Sriwijaya berjanji kepada GEPSIS, Bahwa nantinya hotel tersebut bukan untuk tempat prostitusi dan pemakai narkoba, Namun fakta nya jauh berbeda dengan janji sebelum nya.

Masih menurut Hamson, Pihak nya berharap agar Dinas Perijinan Kota Pematangsiantar segera melakukan pencabutan ijin usaha Sriwijaya Hotel, Agar tercipta nya kenyamanan dan kedamaian di Kelurahan Tanjung Pinggir -Kecamatan Siantar Martoba.

Sementara, Jan Surya Saragih selaku pemilik Sriwijaya Hotel Ketika di Konfirmasi Via pesan singkat Whatshaap pada hari selasa (25/03/2020) mengatakan hal tersebut biasa terjadi dan tidak perlu ditanggapi.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *