GEPSIS Laporkan KADIS PUPR Simalungun ke KEJAGUNG

Ket : Foto Ketua Gepsis (Hamson Saragih SH)

OposisiNews-Pematangsiantar

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Simalungun diadukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemuda Siantar -Simalungun(GEPSIS) Kepada Kejaksaan Agung RI atas dugaan korupsi dalam belanja tenaga honorarium THM Kabupaten Simalungun.

Dalam Laporan nya ketua GEPSIS Hamson Saragih SH menjelaskan bahwa berdasarkan hasil investigasi mereka dilapangan dengan melakukan wawancara kepada beberapa tenaga honorarium THM dan sesuai hasil laporan hasil pemeriksaan BPK RI Nomor: 45.C./LHP/XVIII.MDN/05/2018 tgl 18 tahun 2018 mengatakan belanja honararium THM pada dinas PUPR telah dipertanggung jawabkan sebesar Rp.2.244.000.000 namun tidak diserahkan kepada yang berhak.

Masih menurutnya bahwa berdasarkan hasil Laporan Pemeriksaan BPK RI menjelaskan bahwa dinas PUPR Kabupaten Simalungun memiliki 561 tenaga honoraruim THM yang bertugas menjaga pintu air bendungan dan membersihkan saluran irigasi di 11 UPTD.

Masih menurut Hamson, bahwa sesuai hasil investigasi mereka di lapangan dan sesuai dengan pengakuan dari beberapa honor THM kepada BPK honorarium mereka untuk bulan januari dan februari sebesar 4 juta rupiah belum di bayarkan oleh Dinas PUPR dan dana tersebut tidak akan di bayarkan oleh Dinas PUPR karena dana tersebut akan digunakan untuk biaya administrasi perpanjangan kontrak perpanjangan THM.

Bahwa menurut nya hal ini menunjukan Benny Saragih selaku Kepala Dinas PUPR jelas telah melanggar undang tindak pidana korupsi yang di desain dengan terstruktur dan sistematis maka pihaknya telah melaporkan temuan nya tersebut kepada Kejaksaan Agung RI, Kejati Sumatera Utara dan Kejari Simalungun. Mereka juga mendesak agar pihak kejaksaan segera melakukan pemeriksaan terhadap Benny Saragih.

Sementar itu Benny Saragih ketika hendak ditemui di kantor nya tidak berhasil dan ketika di konfirmasi melalui pesan singkat tidak memabalas sampai berita ini di terbitkan.(JS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *