Ephorus GKPS Tak Hadir Sidang Gugatan Perdana Jemaat di PN Siantar

Oposisinews – Pematansiantar

Ephorus GKPS, Pdt Martin Rumanja Msi dan Sekjen GKPS Pdt.Dr.Paul Ulrich Munthe tidak menghadiri sidang perdana gugatan jemaat GKPS yang berlangsung pada hari selasa (13/10/2020) di Pengadilan Negeri Pematangsiantar.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim ketua fhhyta Imelda Sipayung SH,MH tersebut hanya tampak dua orang tergugat yang hadir antara lain perwakilan BPN Pematangsiantar dan Perwakilan Pemko Pematangsiantar maka akibat ketidakhadiran kedua petinggi GKPS tersebut mejalis hakim memutuskan menunda persidangan sampai dengan hari selasa (10/11/2020).

Inisiator Komunitas Peduli GKPS,St.Drs Ubahman Msi ketika ditemui usai menghadiri persidangan pada hari selasa (13/10/2020) mengaku kecewa atas ketidak hadiran Ephorus GKPS dan Sekjen GKPS ataupun utusan dari pimpinan GKPS tersebut.

Menurutnya,Ketidakhadiran tersebut menunjukan bahwa pimpinan Pusat GKPS tidak ingin persoalan ini cepat diselesaikan demi kekondusifan warga GKPS dan agar semua nya terang benderang secara hukum.

“Kita kecewa atas ketidak hadiran tersebut dan kedepan kita minta agar tidak terulang lagi hal seperti ini, ” ujarnya kesal

Perlu diketahui bahwa sebelum nya pada tanggal komunitas Peduli GKPS Ephorus GKPS Tak Hadir Sidang perdana Gugatan Jemaat GKPS di PN Siantar

Ephorus GKPS, Pdt Martin Rumanja Msi dan Sekjen GKPS Pdt.Dr.Paul Ulrich Munthe tidak menghadiri sidang perdana gugatan jemaat GKPS yang berlangsung pada hari selasa (13/10/2020) yang belangsung di Pengadilan Negeri Pematangsiantar.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim ketua fhhyta Imelda Sipayung SH,MH tersebut hanya tampak dua orang tergugat yang hadir antara lain perwakilan BPN Pematangsiantar dan Perwakilan Pemko Pematangsiantar maka akibat ketidakhadiran kedua petinggi GKPS tersebut mejalis hakim memutuskan menunda persidangan sampai dengan hari selasa (10/11/2020).

Inisiator Komunitas Peduli GKPS,St.Drs Ubahman Msi ketika ditemui usai menghadiri persidangan pada hari selasa (13/10/2020) mengaku kecewa atas ketidak hadiran Ephorus GKPS dan Sekjen GKPS ataupun utusan dari pimpinan GKPS tersebut.

Menurutnya,Ketidakhadiran tersebut menunjukan bahwa pimpinan Pusat GKPS tidak ingin persoalan ini cepat diselesaikan demi kekondusifan warga GKPS dan agar semua nya terang benderang secara hukum.

“Kita kecewa atas ketidak hadiran tersebut dan kedepan kita minta agar tidak terulang lagi hal seperti ini, ” ujarnya kesal

Perlu diketahui bahwa sebelum nya Komunitas peduli GKPS melakukan gugatan atas hibah tanah seluas 4.356 meter persegi yang diberikan oleh ephorus GKPS kepada Pemko Pematangsiantar sesuai dengan surat kontrak kerjasama antara Pimpinan Pusat GKPS dan Pemko Pematangsiantar.

gugataan tersebut dilayangkan oleh Renhad Pasaribu, SH, sebagai kuasa Hukum Komunitas Peduli GKPS dan diterima oleh pihak Pengadilan Negeri Pematangsiantar dengan No.89/pdt/2020/PN/Pms, tertanggal 09 September 2020.(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *