Dugaan Korupsi Mencuat, walikota Didesak Evaluasi Camat dan Lurah

Opoosisi-news.id/P.siantar–Terkait dugaan korupsi di Kelurahan Bah Kapul kecamatan siantar sitalasari yang di diduga melibatkan Lurah Bah Kapul ,Jaya Kesuma SH dan Ketua Pokmas Lestari Johny, ahirnya mencuat dan bahkan sudah dilaporkan kepenegak hukum.

menangapi hal itu,Hendra Selaku camat siantar sitalasari,ketika dikonfirmasi oleh tim media ini pada hari senin (20/04/2020) mengaku sudah mengetahui perihal adanya laporan dari salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat dan bahkan pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap lurah serta ketua Pokmas Lestari terkait laporan tersebut.

Ketika disinggung terkait langkah apa yang akan dilakukan oleh nya,ia mengatakan sejauh ini sudah memberitahukan persoalan tersebut kepada Kabag Tata Pemerintahan Kota Pematangsiantar.

“Sudah kita panggil Lurah dan Ketua Pokmasnya bang dan kita juga sudah sampaikan persoalan ini ke bagian Tapem”

Terpisah J.sitompul ,SH selaku praktisi Hukum saat diminta tanggapanya soal adanya dugaan korupsi oleh ketua pokmas dan lurah bah kapul,selasa(21/04/2020) ia mengatakan bahwa, pertama kita harus apresiasi masih ada kelompok masyarakat atau LSM yang Perduli terhadap pemberantasan korupsi dan sudah mau melaporkan adanya dugaan pelanggaran kepada penegak hukum, apalagi ini menyangkut korupsi yang merupakan kejahatan luar biasa yang harus di berantas.

“maka untuk itu penegak hukum baik kejaksaan ataupun pihak kepolisian harus segera melakukan penyelidikan atas adanya laporan kelompok masyarakat Itu,ketika benar nantinya dugaan korupsi itu terbukti segeralah di proses sesuai UU Tipikor”

Ia juga mendesak kepada walikota untuk segeralah mengevaluasi kinerja lurah bahkapul beserta camat siantar sitalasari itu, karena kalau itu dana kelurahan dan dikerjakan oleh POKMAS tentukan yang bertanggung jawab adalah Lurahnya, dan camat juga harus pro aktif atas apa yang ada di daerahnya, jangan pula hanya datang duduk diam,ujar sitompul.

Baca juga!!!

Sementara, Johny Purba selaku ketua pokmas ketika dikonfirmasi Tim media ini lewat sambungan telpon, jhony mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya bekerja sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah di tentukan berdasarkan hasil rapat, ketika di singgung soal adanya dugaan pelaksanaan dilapangan yang tidak sesuai RAB, ketua pokmas terdengar gugup menjawab pertanyaan wartawan serta memutus sambungan teleponnya.

Begitu juga dengan Lurah Bah kapul Jaya kesuma belum berhasil dimintai tanggapanya, saat dihubungi lewat sambungan telpon lurah tidak mengagangkat telpon miliknya meski terdengar nada aktif,saat didatangi kekantornya lurah bahkapul itu juga tidak ada di kantor, pada hal pada jam kerja .(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *