Dua Periode Kepemimpinan JR.Saragih, Jalan di Simalungun Rusak Parah

Oposisi-news.id/Simalungun–Bupati Simalungun DR.JR .Saragih hampir menyelesaikan masa kepemimpinannya yang ke dua periode sebagai Bupati Simalungun namun ada fakta menarik dalam ahir masa jabatan JR.Saragih tersebut pasalnya dilokasi yang hanya berjarak 10 KM dari pusat kantor Bupati yang hampir setiap hari di singgahi oleh JR.Saragih ini terlihat jeritan rakyat karena jalan yang mereka lalui setiap hari untuk beraktivitas dan mengangkut hasil panen dari lahan milik sejumlah warga yang mayoritas adalah petani terancam putus dan tidak bisa dilalui.

Brian Purba Tanjung, selaku perwakilan masyarakat mencoba menyampaikan keluhan masyarakat di Nagori Silau Huluan Kecamatan Raya melalui akun media sosial miliknya,tampak dalam jalan yang sudah hampir putus dan hampir tidak bisa dilalui oleh masyarakat.

Tim media ini pun mencoba mengkonfirmasi Brian Purba tanjung,ketika di konfirmasi pada hari selasa(12/5/2020) ia mengatakan bahwa jalan tersebut sudah cukup lama rusak dan sudah beberapa kali diperbaiki dengan swadaya oleh masyarakat dengan bergotong-royong dan menyewa alat berat namun jalan tersebut rusak kembali dan masyarakat pun tidak memiliki dana untuk memperbaiki kembali jalan tersebut.

Masih menurutnya,bahwa masih banyak jalan di Nagori Silau Huluan yang mengalami kerusakana dan mereka pun sudah memberitahukan persoalan tersebut kepada Kepala Desa (pangulu) Nagori Silau Huluan namun sejauh ini penanganan akan permasalah tersebut cukup lambat dan hingga kini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Simalungun.

Jalan di Nagori Simbolon Tengkoh seperti sungai.

Selain di Nagori Silau Huluan kec.Raya, di Nagori Simbolon Tengkoh kec.panombeian panei juga ada jalan seperti aliran sungai, hal ini sangat meresahkan masyarakat sekitar,hal ini disampaikan oleh masyarakat simbolon tengkoh yang mengaku bermarga purba,selasa 12/05/2020 kepada media ini,

“Sudah lama jalan ini seperti ini bang, asal datang hujan sudah kayak sungai ini bang bahkan tidak bisa dilewati, dan sudah bertahun-tahun tidak pernah ada pembangunan disini bahkan pangulu kami ini pun tidak ada keperdulianya kulihat bang” ujarnya sedikit kesal.

Terpisah Direktur Eksekutif Koalisi Rakyat Indonesia (KRI) Jen Cokra Sipayung SE ketika dikonfirmasi pada hari selasa (12/5/2020) mengatakan bahwa harusnya JR.Saragih selaku Bupati Simalungun serius memperhatikan masyarakat Kabupaten Simalungun,apalagi persoalan infrastruktur bagi petani,tentunya ini harus menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti apalagi ini menjelang masa ahir periode dari Bupati Simalungun.

Masih menurut Jen,harusnya di ahir masa jabatanya Bupati diharapkan meninggalkan karya yang baik untuk masyakarat nya agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Kami mendesak Bupati Simalungun agar segera mendengarkan dan memperbaiki jalan yang di keluhkan masyarakat Silau Huluan dan Masyarakat Nagori simbolon tengkoh tersebut, agar masyakata dapat beraktivitas dan mengangkut hasil taninya dengan mudah”,Ujar Jen mengahiri.(Ops/Jo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *