Dinilai gagal pimpin siantar, walikota dan wakil walikota diminta bertobat dan kembali kejalan yang benar.

Foto : Direktur Eksekutif SIMADA

OposisiNews-Pematangsiantar

Walikota dan wakil walikota siantar diminta bertobat dan kembali ke jalan yang benar karna selama menjabat tak satupun terlihat hasil-hasil kerja yang dapat dirasakan masyarakat khususnya yang berkaitan dgn peningkatan kesejahteraan.

Hal ini diuangkapkan oleh Direktur eksekutif sentral informasi masyarakat madani (SIMADA) Oktavianus sitio kepada media ini, dirinya mengatakan sikap dan pernyataan walikota sering menimbulkan kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat, Mumpung masih ada sisa waktu beberapa bulan lagi menjabat sebaiknya mereka bertobat dan kembali kejalan yang benar menjalankan amanah rakyat, karna Siantar tidak butuh pemimpin yang banyak gaya tetapi banyak kerja yang nyata.

Menurutnya Tak satupun masalah siantar yang terselesaikan, seperti Perusda, penataan pasar, peningkatan kualitas layanan publik, pembangunan monumen Raja Sangnawaluh yang terbengkalai dan banyak lagi masalah yang seharusnya sudah diselesaikan namun semua bereda pada kegagalan.

“Walikota dan wakil walikota siantar ini mengambarkan potret Pemimpin yang tidak visioner, tidak punya beban moral, tidak punya tanggungjawab dan tidak punya naluri kepemimpinan (leadership)”

Oktavianus sitio sebagai mantan ketua dewan daerah Walhi sumut ini juga sangat kwatir, Alangkah bahayanya nanti masa depan kota siantar ditengah-tengah perkembangan zaman yang demikian pesat seperti saat ini kalau masih berada ditangan pemimpin seperti sekarang ini.

Bagaimana kota ini dipersiapkan ditengah-tengah genjarnya pembangunan infrastruktur oleh pemerintah pusat? Bagaimana mempersiapkan kota ini ikut ambil “keuntungan” dari pembangunan kawasan danau toba, seperrinya tak terpikirkan oleh mereka, Bagaimana industri 4.0 menjadi salah satu andalan kota ini untuk peningkatan pendapatan baik pendapatan masyarakat mapun PAD.

Atas kondisi kota siantar yang seperti kota tanpa pemimpin ini, diharapkan walikota dan wakil walikota untuk tafakur sejenak, mohon ampun pada Tuhan atas ketidakmampuannya menjalankan amanah rakyat, bergegas kembali ke jalan yg benar sebelum semuanya akan berakhir, termasuk hidup.ungkapnua dengan nada tegas. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *