Diduga Tempat Perjudian, Pemilik Gelper Di Jalan Sriwijaya Siantar Dilapor ke Polisi

Lokasi gelper dijalan Sriwijaya P. Siantar

Oposisinews. Id/P.Siantar– Maraknya lokasi perjudian di pematangsiantar membuat dua lembaga yang mengatasnamakan FORPESI (Fron Pembela Simalungun) dan GERPHAN (Gerakan Rakyat Penyelamat Harta Negara) melaporkan dugaan praktik perjudian di wilayah hukum Polres Kota Pematangsiantar kepada Kapolres Pematangsiantar.

Dalam suratnya yang diterima redaksi media ini pada kamis, 18/02/2021 dengan nomor surat : 04/Als/Lap/PS/II/2021
yang ditanda tangani ketua FORPESI Hadi Saragih dan ketua GERPHAN Jahenson Saragih menjelaskan bahwa pihaknya telah melaporkan dugaan lokasi perjudian berkedok ketangkasan yang beralamat di jalan Sriwijaya kelurahan melayu kecamatan siantar utara.

Dijelaskanya dalam suratnya, hal yang menguatkan bahwa kegiatan gelper tembak ikan tersebut adalah judi Polda Sumatera Utara pernah menggrebek lokasi usaha GELPER di jalan kartini , jalan tanah Jawa Kota Pematangsiantar yang menyeret pelaku usaha dan pemain GELPER ke ranah
hukum karena terbukti melanggar pasal 303 UU perjudian, ditambah lagi putusan pengadilan yang memponis pengusaha dan pemain gelper yang beralamat di jalan tanah jawa dan pernyataan Majelis Hakim di PN siantar pada kasus yang di tangani oleh Pengadilan Negeri Kota Pematangsiantar yang menyatakan GELPER terbukti sebagai praktik perjudian.

Terpisah Jahenson Saragih saat dihubungi tim media ini kamis, 18/02/2021 membenarkan laporanya terkait dugaan praktek perjudian di jalan sriwijaya itu.

“ia benar sudah kita laporkan ke polres siantar dan kita tembuskan juga ke polda dan ke kapolri laporanya bang” ucapnya.

Sampai berita ini diterbitkan Kapolres siantar belum menjawab konfirmasi tim media ini,
Kapolda sumut Irjen Pol Martuani Sormin melalui kabid humasnya kombes Hadi wahyudi saat dikonfirmasi mengatakan Terimakasih atas informasinya akan kita tindak lanjuti balasnya. (Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *