Diduga Tempat Peredaran Narkoba dan Menjual Miras, Gepsis Surati Polda Sumut.

Foto : Ketua Gepsis (atas), Studio 21 (Bawah)

Oposisinews-Pematangsiantar

Adanya dugaan penyalahgunaan peredaran Narkoba dan penjualan minuman keras (miras) di studio 21 atau yang disebut dengan miles, Gerakan Pemuda Siantar – Simalungun (GEPSIS) mendesak penegak hukum untuk segera mengusut.

Desakan itu disampaikan Gepsis lewat suratnya yang ditujukan kepada Polda sumut dan ditembuskan kepada polres siantar dan kepolri di jakarta lewat nomor: gepsis/086/lap/02/2020 tertanggal 24 feruari 2020,yang ditanda tagani oleh ketua Hamson saragih,SH.

Hamson mengatakan, bahwa pihaknya menemukan adanya dugaan tindak pidana yang diadukan pihaknya ke Poldasu, Yakni dugaan tindak pidana peredaran narkoba dan dugaan tindak pidana penjualan miras dan mempekerjakan anak di bawah umur.

“sebenarnyakan bukti permulaan sudah ada bahwa ada peredaran narkoba di studio 21 itu, sudah ada petunjuk awal yang bisa dijadikan kepolisian sebagai acuan. Petunjuk awal itu yakni peristiwa dugaan over dosis yang dialami pengunjung studio pada 01 Juni 2019 lalu itu yang pertama yang kedua berdasarkan hasil infestigasi kami langsung bahwa sudah jelas ada penjualan obat dan miras di dalam studio itu” kata Hamson saat ditemui selasa 25/02/20.

Maka atas dasar itulah kami mendesak Polda sumut dan polres Pematangsiantar untuk diusut dan segera menangkap pihak menejemen studio 21 karna dugaan penjualan miras dan peredaran narkoba dan mempekerjakan anak di bawah umur.tambahnya.

“Harapan kami juga pihak polres siantar haruslah segera bertindak cepat dengan kejadian ini, terlebih dengan kehadiran kapolres yang baru ini kami yakin dan percaya pasti akan segera mengusutnya”

Terpisah kabid humas polda sumut saat di konfirmasi soal laporan Gepsis tersebut , pihaknya mengatakan akan segera mencek isi surat tersebut dan akan segera lakukan lidik .(Ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *