Anggota DPRD Diduga kuasai Lahan HGU PTPN IV

Foto : Kolam ikan yang berdiri di lahan HGU PTPN IV

OposisiNews-Simalungun

Pengusaha berinisial I dan Manajemen PTPN IV Kebun Bahjambi yang terletak di Distrik I, Kabupaten Simalungun diduga sekongkol membangun kolam ikan, di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN IV.

Infromasi yang dihimpun tim media Oposisi-News.id ini, pembangunan yang dalam proses pengerukannya diduga sebagai bentuk galian c, sehingga diduga menyalahi aturan, karena izin terhadap lahan yang dipakai belum juga ada.

“Izin dari PTPN IV Kebun Bahjambi belum ada itu lae, informasi yang kita dapat pengusahanya itu juga seorang anggota dewan lagi,” ungkap seorang sumber yang layak dipercaya kru media ini, Kamis (11/3/2020) sekira jam 10.00 wib.

Meskipun diduga belum mengantongi izinnya, ironisnya bangunan itu berdiri diantara afdeling tiga dan afdeling sembilang. Pantauan dilokasi pembangunan kolam pancing tersebut sudah hampir selesai.

“Kita tidak tahu mengapa mereka berani membangun kolam pancing itu, padahal lahan yang mereka pakai itukan lahan Hak Guna Usaha (HGU),” ungkapnya.

Ditambahkan sumber ini, sembari berharap kepada manajer kebun bah jambi, dapat segera menghentikan pembangunan kolam pancing tersebut.

“Kita berharap semoga lahan tersebut dapat dikembalikan lagi seperti biasanya, karena lahan itu tujuannya bukanlah untuk usaha ataupun bisnis untuk meraup keuntungan sendiri, malainkan lahan itu ialah untuk pengembangan dan pemeliharaan kelapa sawit,” ujarnya mengakhiri.

Terpisah untuk perimbangan berita, tim media oposisi-news.id ini pun mencoba untuk menemui Manajer Kebun Bah jambi, EH dikantornya, Kamis (11/3/2020) sekitar jam 12 : 30 wib, terkait soal pembangunan ini, namun menejer sedang tidak berada dikantor, Menurut salah seorang karyawan yang ada di lokasi, mengaku pimpinannya sedang ke luar . (Ops/KN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *