Diduga Lakukan Pungli, Kacabdis Pendidikan Dan kepsek SMA Negeri Dilapor

Oposisi-news.id/P.siantar—Adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) terhadap guru-guru di sekolah SMA Negeri se kota pematangsiantar dengan modus biaya pengurusan sertifikasi membuat Puluhan Guru di SMA Negeri merasa resah, Sehingga hal tersebut berlanjut sampai keranah hukum.

Karena dugaan pungli itu telah dilaporkan oleh Lembaga Transformasi Publik (LTP) ke kejaksaan Negeri kota Pematangsiantar dengan nomor:LTP/099/IV/PS/20 yang ditandatangani oleh Direktur Eksekutif LTP Anthony Damanik.

Dalam keteranganya kepada media ini selasa 28/04/2020 bahwa berdasarkan data yang mereka peroleh dari beberapa guru di SMA Negeri, LTP menduga pihak sekolah SMA Negeri sekota siantar diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap guru-guru yang mau mengurus sertifikasi dengan jumlah yang berpariasi mulai dari Rp.60.000,. Sampai dengan Rp.130.000.,yang dimana disetiap sekolah berpariasi besaranya.

Baca juga!!!

“Artinyakan kalau ada pungli di sekolah tentu itu berdasarkan perintah pimpinan,berarti kami menduga ini bisa saja perintah dari kepala cabang dinas pendidikan kepada kepala sekola di masing-masing sekolah, sehingga kami menduga ada pemufakatan jahat dalam hal ini”

Tambahnya lagi, Maka berdasarkan data yang dimiliki, pihaknya sangat menyakini laporanya itu akan segera diproses oleh pihak penegak hukum, karena jika pungli disekolah terjadi dan dibiarkan begitu saja tanpa ada proses hukum, tentu hal itu sebuah kejadian buruk yang dapat mencoreng dunia pendidikan di kota Pematangsiantar ini.

Terpisah, Tim media ini juga mencoba mengkonfirmasi beberapa guru SMA Negeri yang dikutip oleh pihak sekolah, Yakni Rs,Lp dan beberapa guru mengatakan bahwa pungli (Pungutan Liar) tersebut benar adanya dengan modus pengurusan biaya sertifikasi, beberapa orang guru di SMA Negeri di Siantar mengatakan bahwa benar mereka dilakukan kutipan yang jumlahnya berpariasi.

“Padahalkan bang segala sesuatu yang berkaitan dengan pengurusan sertifikasi tersebut fasilitasnya sudah ada disekolah,seperti wifi, alat untuk Scan berkas, serta operator sekolah sudah di sediakan dan di fasilitasi oleh Negaranya itu”ujar Salah seorang guru dengan nada kesal.

.Baca juga!!!

Namun kepala cabang dinas pendidikan wilayah siantar simalungun Darwin Purba,Ssos,Msi ketika dikonfirmasi terkait adanya pungutan liar di SMA/SMK Negeri disiantar dan adanya laporan LTP Terkait dugaan pungutan liar yang diduga atas perintah dan sepengetahuanya pada hari selasa,(28/04/2020), Tidak menjawab pesan yang dikirimkan dan saat disambangi kekantor Darwin purba tidak ditemui di kantornya.(ops/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *