Dianggap Menista Simalungun, Hasim Dilapor

————————————

Oposisinews.id/Simalungun-– Dianggap telah melakukan pembohongan publik dan penistaan terhadap etnis Simalungun, Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Simalungun (GEMAPSI) Melaporkan Hasim atau Muhajidin Nur Hasim calon bupati Simalungun tahun 2020-2024 nomor urut dua ke polres simalungun karna telah melakukan dugaan tindak kejahatan Pidana Pembohongan Publik dengan menyatakan sebagai Halak Simalungun.

Dalam laporanya pada 27 Oktober 2020 dengan Nomor : GEMAPSI /19/Sim/XI/2020 yang ditanda tangani langsung oleh ketua umum Anthony Damanik,SP dan sekretaris jendral Jahenson Saragih, SH.

ditemui di halaman polres Simalungun selasa, 27/10/2020 Anthony Damanik mengatakan bahwa pihaknya melihat perilaku Hasim atau Muhajdin Nur Hasim Calon Bupati Simalungun nomor urut dua itu telah melakukan penghinaan dan Pelecehan serta bentuk penistaan kepada seluruh masyarakat Etnis Simalungun dengan mendeklarasikan sebagai Halak Simalungun. Hal itu terlihat banyaknya terlihat tulisan HASIM=HALAK SIMALUNGUN di kendaraan dan bener/ spanduk yang jelas terlihat ada foto Hasim atau Muhajidin Nur Hasim.

Karna berdasarkan yang kami ketahui bahwa Hasim bukanlah orang simalungun dan tidak tahu bahasa simalungun, dan didalam keseharianya tidak pernah melakukan tradisi dan adat istidat Simalungun.

Karena sudah jelas dalam Hasil Seminar tahun 1964 yang disebutkan Halak Simalungun atau Orang Simalungun adalah yang ber AHAP Simalungun. Sekarang dapat diperjelas Halak Simalungun atau Orang Simalungun adalah yang menerima dan yang mempraktekkan Adat dan Budaya Simalungun dalam kehidupannya sehari – hari .Kata Anthony Menambahkan.

“sebelum kami melaporkan ke penegak hukum kami sudah pernah melayangkan SOMASI kepada Hasim atau Mujahidin Nur Hasim, Supaya segera mencabut semua Tulisan HASIM =HALAK SIMALUNGUN dan meminta maaf namun Somasi yang kami kirim tidak di indahkan, Maka atas dasar itulah kami melaporkan Hasim kepolres Simalungun agar segera ditindak sesuai UU yang berlaku”

Sampai berita ini diterbitkan hasim Atau Muhajidin Nur Hasim Belum bisa dimintai tanggapanya terkait laporan dari GEMAPSI tersebut. (Ops/Tim)

Berikut Salinan lopran GEMAPSI

Pematangsiantar, 27 Oktober 2020.
Nomor : GEMAPSI /19/Sim/XI/2020.
Lampiran : Ada,
Perihal : LAPORAN DAN PENGADUAN.
—————————————–

Kepada Yth.
Bapak Kapolres Simalungun
Di –
Pamatang Raya.
————————————-

Dengan hormat,
Kami dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun atau GEMAPSI dengan ini menyampaikan laporan dan pengaduan kami kepada bapak kapolres Simalungu sebagai berikut :

  1. Bahwa sebelumnya kami telah menyampaikan surat Sommasi Kepada Muhajidin Nur Hasim atau Hasim Calon Bupati Kabupaten Simalungun tahun 2020-2024. Yang pada pokoknya meminta agar menghapus dan menghilangkan tulisan Hasim = Halak Simalungun , Meminta maaf dan tidak melakukan kesalahan lagi. ( bukti terlapir ).
  2. Bahwa sampai dengan berakhirnya waktu sommasi yang kami sampaikan , kami masih melihat dan menemukan banyaknya tulisan baik pada kenderaan bermotor , banner dan soanduk yang bertuliskan HASIM = Halak Simalungun.
  3. Bahwa dalam buku Hasil Seminar dan Bedah Buku Presidium Partuha Maujana Simalungun tahun 2008 pada halaman 3 ( tiga ) dinyatakan antara lain :
    “ hasil seminar tahun 1964 i sobut , halak Simalungun ai ma na mar AHAP Simalungun . Sonari boi iperjelas “ Halak Simalungun aima na manjalo pakon makkagoluhkon Budaya Simalungun bani pargoluhanni “

Dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai berikut :

Hasil Seminar tahun 1964 disebutkan Halak Simalungun atau Orang Simalungun adalah yang ber AHAP Simalungun. Sekarang dapat diperjelas Halak Simalungun atau Orang Simalungun adalah yang menerima dan yang mempraktekkan Adat dan Budaya Simalungun dalam kehidupannya sehari – hari .

  1. Bahwa ber AHAP Simalungun itu adalah orang yang mampu berbahasa Simalungun , Mengerti Adat Istiadat Simalungun dan melaksankannya dalam setiap acara adat menggunakan adat dan budaya Simalungun seperti Pesta Pernikahan , Acara Berduka dan acara – acara lainnya.
  2. Bahwa kami memiliki bukti seperti di Banner , Spanduk , Balihou dan Branding pada kenderaan adanya tulisan Hasim = Halak Simalungun di beberapa Kecamatan se Kabupaten Simalungun sehingga dapat dengan jelas di ketahui Masyarakat Luas.
  3. Bahwa pada setiap tulisan Hasim = Halak Simalungun tersebut terpajang Foto dari Muhajidin Nur Hasim calon bupati Simalungun.
  4. Bahwa pada tulisan Hasim = Halak Simalungun tersebut ada juga tulisan Calon Bupati Simalungun Nomor urut dua.
  5. Bahwa kami meyakini yang dimaksud dengan Hasim itu adalah Muhajidin Nur Hasim yang saat ini telah ditetapkan sebagai calon Bupati Simalungun nomor urut dua.
  6. Bahwa penulisan Hasim = Halak Simalungun , dapat diartikan public sebagai Hasim itu adalah Halak Simalungun atau Hasim itu adalah Orang Simalungun , Atau Hasim itu adalah Etnis Simalungun atau Hasim itu adalah orang Simalungun yang berbudaya , berbahsa dan berperikehidupan sebagai etnis Simalungun.
  7. Bahwa kami meyakini Hasim atau Muhajidin Nur Hasim tidak termasuk dalam kategori Halak Simalungun yang telah di tetapkan Seminar Etnis Simalungun tahun 1964 dan seminar tahun 1980.
  8. Bahwa kami meyakini bahwa Hasim atau Muhajidin Nur Hasim tidak mampu berbahasa Simalungun dan dalam kehidupan sehari – harinya tidak pernah mempraktekkan adat dan budaya Simalungun , seperti acara – acara pernikahan dll sebagaimana telah ditetapkan dalam seminar Etnis Simalungun tahun 1964 dan tahun 1980.
  9. Bahwa diyakini Hasim atau Muhajidin Nutr Hasim tidak pernah memasuki organisasi – organisasi komunitas Etnis Simalungun.
  10. Bahwa kami meyakini Hasim atau Muhajidin Nur Hasim sama sekali tidak termasuk dalam Kriteria Halak Simalungun sesuai dengan penetarpan Seminar Etnis Simalungun tahun 1964 dan seminar tahun 1980.

KESIMPULAN :

  1. Bahwa kami melihat Hasim atau Muhajidin Nur Hasim calon bupati Simalungun tahun 2020-2024 nomor urut dua telah melakukan dugaan tindak kejahatan Pidana Pembohongan Publik dengan menyatakan sebagai Halak Simalungun.
  2. Bahwa kami melihat perilaku Hasim atau Muhajdin Nur Hasim Calon Bupati Simalungun tahun 2020-2024 nomor urut dua telah melakukan penghinaan dan Pelecehan serta bentuk penistaan kepada seluruh masyarakat Etnis Simalungun dengan mendeklarasikan sebagai Halak Simalungun.
  3. Bahwa pernyataan Hasim atau Muhajidin Nur Hasim calon bupati Simalungun tahun 2020-2024 nomor urut dua kami anggap telah melakukan penistaan kepada kami Etnis Simalungun sebagi tuan rumah , Penduduk Asli di Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan fakta – fakta tersebut diatas dengan ini kami memohon kepada bapak kapolres Simalungun untuk melakukan pemeriksaan dan memproses laporan dan pengaduan kami ini sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang ada.

Demikianlah hal ini kami sampaikan , dan kami menyatakan siap untuk hadir memberikan bukti dan keterangan tambahan jika diperlukanatas perhatian bapak kami menyampaikan Terima Kasih.

GERAKAN MAHASISWA DAN PEMUDA SIMALUNGUN.

( ANTHONY DAMANIK ) ( JAHENSON SARAGIH )
Ketua Sekretaris

Tembusan :

  1. Bapak Kapolri di Jakarta.
  2. Bapak Kapolda Sumatera Utara di Medan.
  3. Bapak Ketua Presidium Partuha Maujana Simalungun (PMS ) di tempat.
  4. Bapak Ketua Umum MKSI ( Majelis Kebudayaan Simlaungun Indonesia ) di Pematangsiantar.
  5. Bapak Ketua Umum IKEIS ( Ikatan Keluarga Islam Simalungun ) di Jakarta.
  6. Bapak Ketua Umum PMKS ( Persatuan Masyarakat Katolik Simalungun ) di Jakarta..
  7. Bapak Ketua Umum ( FPS ) Forum Perduli Simlaungun. di Jakarta.
  8. Bapak Ketua Umum GPS ( Gerakan Patunggung Simalungun ) di Jakarta.
  9. Sdr. Ketua Umum KNPSI ( Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia , di Tempat.
  10. Sdr. Ketua Umum UPAS ( Upaya Penyelamatan Aset Simalungun ) di Pematangsiantar.
  11. Sdr. Ketua Umum HIMAPSI ( Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun ) di Pematangsiantar.
  12. Sdr. Ketua Umum GEMAIS ( Gerakan Pemuda Islam Simalungun ) di Pematansgiantar.
  13. Media cetak , elektronik dan yang dianggap perlu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *