Choir Nasution Harus di Pecat Dari Komisioner Bawaslu.

Oposisinews-Sumut

Tiga Komisioner Bawaslu Simalungun saat ini sedang berhadapan dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI), hal tersebut diakibatkan adanya laporan dari masyarakat tentang sejumlah persoalan yang ditimbulkan akibat kinerja dari ketiga Komisioner ini dianggap melanggar sejumlah aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Demi menjaga pemilu yang adil,jujur,transparan dan akuntabel tentunya para penyelenggara pemilu harus bersih dari persoalan-persoalan yang dianggap mencederai kualitas pemilu,apalagi menyangkut moralitas dari penyelanggara pemilu.

Hamson Saragih SH, selaku ketua Gerakan Pemuda Siantar-Simalungun ketika dimintai keterangan nya pada hari jumat (20/03/2029) terkait ketiga komisioner yang sedang dalam proses di DKPP RI ini dengan tegas mengatakan bahwa Majelis Hakim harus mencopot Choir Nasution dari jabatan nya sebagai komisioner Bawaslu simalungun karena Choir dinilai sudah tidak layak dengan alasan bahwa Choir Nasution melanggar sejumlah peraturan yang berlaku antara lain:

Yang pertama Choir Nasution selaku komisioner berprilaku tidak netral dalam penyelenggaran pilkada hal tersebut terbukti Choir Nasution pernah memposting di akun media sosial nya dengan bahasa yang tidak netral yaitu ” 2018 kita ganti Gubernur dulu baru 2019 ganti presiden”

Yang kedua Choir Nasution memiliki dua istri yang sempat menggegerkan publik di Siantar-Simalungun dan tentunya sebagai PNS hal tersebut juga melanggar aturan yang berlaku.

Yang ketiga apabila benar Choir terlibat dalam mengatur persoalan anggaran di kesekretariatan hal tersebut juga telah melanggar aturan sebab persoalan anggaran di Seketariat Bawaslu bukan termasuk kedalam tupoksi nya sebagai Komisioner Bawaslu.

Untuk itu kami berharap agar Majelis Hakim Agar memberikan sanksi tegas yaitu pencopotan terhadap Choir Nasution dan memberikan peringatan keras kepada dua komisioner lain nya, ucap Hamson Saragih mengahiri.

Sementara ketua Majelis Sidang Pemeriksaan Bawaslu Simalungun Alfitra Salam ketika dikonfirmasi pada Rabu (18/03/2020) terkait perkembangan sidang putusan Komisioner Bawaslu Simalungun mengatakan bahwa saat ini akan melakukan pleno terlebih dahulu dan kemudian mengeluarkan putusan.(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *