11 Pejudi Samkwan Di Niagara di Vonis 3 Bulan, Sementara Jurtul Togel divonis 7 Bulan

Oposisi-news.id/P.siantar– Sebanyak 11 orang pemain judi samkwan yang sempat viral karena diamankan oleh personil Polres Simalungun saat melakukan tindak pidana perjudian di salah satu Hotel Bergengsi di Sumatera utara di vonis rendah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Simalungun.

Dalam putusannya majelis hakim yang diketuai oleh Abdul Hadi Nasution dan dua orang hakim anggota masing-masing Roziyanti dan Hendrawan Nainggolan memvonis terdakwa pelaku perjudian jenis Samkwan dengan hukuman penjara 3 bulan,adapun vonis tersebut lebih rendah 2 bulan dari tuntutan jaksa penuntut umum(JPU) yang menuntut terdakwa dengan 5 bulan masa tahanan.

Melihat hal tersebut Direktur LTP,Anthony Damanik angkat bicara,saat dimintai keterangannya pada hari sabtu (9/5/2020) di salah satu kedai kopi di seputaran jalan Cipto,Anthony menjeleskan bahwa putusan majelis hakim tersebut adalah putusan yang tidak berkeadilan karena menurutnya putusan tersebut terlalu rendah dan pastinya tidak menimbulkan efek jera bagi para pelaku perjudian.

Menurut anthony,dalam pengamatannya dengan kasus yang sama yaitu pada tanggal 15 maret 2018 terkait pasal 303 majelis hakim yang sama yakni, Adul hakim nasution dan Hendrawan nainggolan pernah memberikan vonis 7 bulan penjara terhadap terdakwa M.sinurat, karena terbukti menjadi juru tulis judi tebak angka(togel),tentunya ini aneh karena untuk juru tulis togel saja majelis hakim pernah memberikan vonis 7 bulan penjara tetapi untuk pelaku judi yang terstruktur dan sistematis sampai menyewa hotel berbintang majelis hanya memvonis 3 bulan penjara.

Ia juga menilai majelis hakim dalam hal ini tidak mendukung program Pemerintah dalam menciptakan Sumatera Utara tanpa judi dan kita juga patut menduga bahwa ada permainan dibalik putusan rendah tersebut artinya kita menduga majelis hakim dan Jaksa Penuntut umum melakukan permufaktaan untuk memvonis rendah pelaku judi samkwan tersebut.

Ketika ditanyakan apa langkah yang akan dilakukan oleh LTP,Anthony mengatakan akan segera menyurati Komisi Yudisial agar melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Majelis Hakim dan JPU yang memvonis rendah pelaku judi samkwan tersebut.

“Kita kecewa dengan majelis Hakim dan JPU dan kita menduga ada permainan maka kita akan surati Komisi Yudisial agar dilakukan pemanggilan/pemeriksaan terhadap mereka”,Ujar Anthony mengahiri.(ops/Jo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *